RASIKAFM.COM | UNGARAN – BAZNAS Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya mengelola penyembelihan dam (denda) haji yang dititipkan oleh jamaah haji asal Kabupaten Semarang. Sebanyak 93 ekor kambing disembelih dan dagingnya disalurkan kepada masyarakat fakir miskin di wilayah Kabupaten Semarang.
Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang, Khadik Faisol, mengatakan penyelenggaraan dam haji di daerah dilakukan menyusul adanya regulasi pemerintah yang memperbolehkan penyembelihan dam haji dilaksanakan di tanah air.
“Karena regulasi pemerintah bahwa penyembelihan dam haji boleh di tanah air, maka kami ikut serta dalam penyelenggaraan yang menjadi kebijakan negara ini. Kami melakukan sosialisasi kepada para jamaah dan alhamdulillah mendapat respons yang baik,” ujarnya ditemui di sela kegiatan penyembelihan kambing di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu (30/5/2026).
Menurut Khadik, sebanyak 93 jamaah haji mempercayakan pelaksanaan dam haji kepada BAZNAS Kabupaten Semarang. Seluruh dam yang dititipkan berupa kambing dengan nilai sekitar Rp 2,8 juta per ekor. Ia menjelaskan dam yang ditunaikan merupakan dam tamattu’, yakni kewajiban bagi jamaah yang melaksanakan ibadah umrah terlebih dahulu sebelum menunaikan haji pada musim haji yang sama. Dam tersebut bukan merupakan denda akibat pelanggaran selama menjalankan ibadah haji.
“Dam yang dititipkan ke kami itu dam tamattu’, jadi memang hukumnya wajib, bukan karena pelanggaran yang mereka lakukan,” jelasnya.
Daging hasil penyembelihan dam haji tersebut selanjutnya disalurkan kepada masyarakat fakir miskin. Dalam proses pendistribusian, BAZNAS bekerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB Kabupaten Semarang untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Penyalurannya wajib kepada fakir miskin. Kami bekerja sama dengan Dinas Sosial dan DP3AKB. Data penerima sudah kami siapkan dan daging akan didistribusikan melalui pihak yang mengoordinasikan di masing-masing wilayah,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, mengapresiasi kepercayaan para jamaah haji yang menitipkan dam kepada BAZNAS Kabupaten Semarang.
Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan jumlah 93 ekor kambing dan asumsi setiap ekor dapat dinikmati 10 hingga 15 penerima manfaat, maka diperkirakan lebih dari seribu warga dapat menerima daging dam haji tahun ini.
“Kami bersama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS dan para jamaah haji yang telah mempercayakan dam hajinya kepada BAZNAS Kabupaten Semarang,” kata Ngesti.
Ia berharap pelaksanaan dam haji melalui BAZNAS dapat terus berkembang pada tahun-tahun mendatang. Jika tahun ini jumlahnya mencapai 93 ekor kambing, ia optimistis jumlah tersebut dapat meningkat menjadi 200 hingga 300 ekor pada tahun depan.
“Sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Selain dam haji, Ngesti juga berharap penyaluran hewan kurban pada momentum Iduladha tahun ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat kurang mampu. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga memiliki nilai sosial yang besar bagi para penerima manfaat. (win)