KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tebar Kebahagiaan Tanpa Batas Agama, PKS Jateng Salurkan Daging Kurban ke Panti Asuhan Katolik di Semarang

Tebar Kebahagiaan Tanpa Batas Agama, PKS Jateng Salurkan Daging Kurban ke Panti Asuhan Katolik di Semarang

Tebar Kebahagiaan Tanpa Batas Agama, PKS Jateng Salurkan Daging Kurban ke Panti Asuhan Katolik di Semarang

Semangat Iduladha dan Kebhinekaan, PKS Jateng Berbagi dengan Panti Asuhan Katolik

SEMARANG – Semangat Iduladha tidak hanya menjadi momentum berbagi bagi sesama umat Islam, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan lintas agama. Hal itulah yang ditunjukkan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah dengan menyalurkan paket daging kurban kepada Panti Asuhan Katolik Rumah Shalom di Kota Semarang.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam rangkaian program Syiar Dzulhijjah 1447 Hijriah yang mengusung tema “Berkurban, Berbagi, Berdaya”. Kegiatan diawali dengan penyembelihan simbolis lima ekor sapi dan satu ekor kambing pada Jumat (29/5/2026).

Dari hewan kurban yang disembelih, panitia berhasil mengemas sekitar 800 paket daging. Sebanyak 25 paket atau setara 20 kilogram daging secara khusus disalurkan kepada Panti Asuhan Katolik Rumah Shalom sebagai bentuk kepedulian sosial tanpa memandang perbedaan agama.

Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Hadi Santoso, mengatakan bahwa distribusi daging kurban tahun ini dilakukan melalui dua jalur utama, yakni kepada kader serta masyarakat yang membutuhkan, termasuk panti asuhan, yayasan, dan berbagai lembaga sosial.

“Insyaallah kita akan membagikannya ke dua jalur sesuai arahan Presiden PKS. Pertama kepada kader dan kedua untuk masyarakat sekitar yang membutuhkan, panti asuhan, yayasan, atau lembaga sosial,” ujar Hadi.

Menurutnya, nilai utama dari ibadah kurban bukan sekadar penyembelihan hewan, melainkan menghadirkan kebahagiaan dan manfaat yang dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Karena itu, PKS Jawa Tengah berupaya memastikan bahwa semangat berbagi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berasal dari latar belakang agama yang berbeda.

“Semoga semangat kurban menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa dan negara, sehingga bangsa kita bisa menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.

Langkah ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong dapat berjalan beriringan dengan keberagaman yang dimiliki Indonesia. Di tengah berbagai perbedaan, semangat berbagi pada Hari Raya Iduladha menjadi jembatan yang mempererat persaudaraan dan memperkuat harmoni sosial di masyarakat.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]