URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar

Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar

Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar

Petugas Damkar dan BPBD Kabupaten Semarang memadamkan api yang melahap dapur rumah warga Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Kamis (30/7/2026). Foto: Satpol PP dan Damkar Kab. Semarang
Petugas Damkar dan BPBD Kabupaten Semarang memadamkan api yang melahap dapur rumah warga Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Kamis (30/7/2026). Foto: Satpol PP dan Damkar Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Sebuah rumah milik Sarwoto (63), warga Dusun Siroto RT 05 RW 02, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026). Kebakaran diduga dipicu tungku kayu yang masih menyala usai digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.

Lurah Susukan, Suhartono, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 08.20 WIB. Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, pemilik rumah sempat memasak air menggunakan tungku kayu sebelum meninggalkan rumah untuk pergi ke pasar.

“Diduga apinya dikira sudah padam, padahal belum benar-benar mati. Kemungkinan masih ada bara, kemudian terkena angin hingga kembali menyala dan membakar dapur yang sebagian besar masih berbahan papan,” ujarnya.

Menurut Suhartono, api menghanguskan seluruh bagian dapur rumah korban. Beruntung kobaran api tidak merambat ke rumah warga lain karena jarak antarbangunan di sekitar lokasi masih cukup aman.

“Kalau selesai memasak harus dipastikan apinya benar-benar mati. Jangan sampai karena kelalaian yang tidak disengaja justru memicu kebakaran yang bisa membahayakan rumah sendiri maupun tetangga,” katanya.

Suhartono juga mengapresiasi kesigapan warga yang segera melaporkan kejadian kepada ketua RW, perangkat kelurahan, Babinsa, Linmas, serta BPBD dan Damkar sehingga api dapat segera dikendalikan.

“Alhamdulillah warga cepat tanggap. Pak RW yang rumahnya tidak jauh dari lokasi langsung melapor. Pak Camat juga datang ke lokasi bersama kami. Api berhasil dipadamkan sehingga tidak merambat ke rumah lain,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 08.35 WIB. Tim Damkar Posko Ungaran langsung diberangkatkan pada pukul 08.36 WIB dan tiba di lokasi sepuluh menit kemudian.

“Api pertama kali diketahui oleh tetangga korban. Saat petugas tiba, api sudah membesar di bagian dapur sehingga dilakukan pemadaman dan pendinginan. Api berhasil dipadamkan seluruhnya pada pukul 09.30 WIB,” jelasnya.

Anang menambahkan, kebakaran menghanguskan bangunan seluas kurang lebih 6 x 10 meter persegi. Rumah tersebut dihuni dua orang. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah tungku kayu yang masih menyisakan bara api setelah digunakan memasak air.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut, sedangkan kerugian material ditaksir sekitar Rp15 juta,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved