KAWAN PEMANDU JALAN

Berbekal Empat Ribu Rupiah, Bocah 11 Tahun Asal Gunungpati Tersesat di Nyatnyono Saat Kunjungi Rumah Neneknya

Seorang anak perempuan 11 tahun diamankan warga saat tersesat di wilayah Nyatnyono dan dibawa ke Polsek Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu malam (21/1/2026). Peristiwa ini melibatkan warga, polisi, dan keluarga, terjadi karena anak salah arah menuju rumah neneknya, ditangani melalui koordinasi kepolisian hingga anak dikembalikan ke orang tua.

Seorang anak perempuan 11 tahun diamankan warga saat tersesat di wilayah Nyatnyono dan dibawa ke Polsek Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu malam (21/1/2026). Peristiwa ini melibatkan warga, polisi, dan keluarga, terjadi karena anak salah arah menuju rumah neneknya, ditangani melalui koordinasi kepolisian hingga anak dikembalikan ke orang tua.

Pintu Kontainer Terbuka, 25 Ton Partikel Kayu Berceceran di Ruas Jalan Soekarno-Hatta Bawen, Lalin Tersendat

Sebuah kontainer bermuatan 25 ton partikel kayu tumpah di Jalan Soekarno-Hatta, Bawen, Kabupaten Semarang. Peristiwa ini dialami truk kontainer tujuan Pelabuhan Tanjung Emas pada Selasa, 20 Januari 2026. Insiden terjadi akibat pintu kontainer terbuka mendadak, menyebabkan lalu lintas tersendat dan ditangani dengan sistem contra flow.

Sebuah kontainer bermuatan 25 ton partikel kayu tumpah di Jalan Soekarno-Hatta, Bawen, Kabupaten Semarang. Peristiwa ini dialami truk kontainer tujuan Pelabuhan Tanjung Emas pada Selasa, 20 Januari 2026. Insiden terjadi akibat pintu kontainer terbuka mendadak, menyebabkan lalu lintas tersendat dan ditangani dengan sistem contra flow.

Cuaca Ekstrem Bikin Panen Durian Brongkol 2026 Anjlok

Petani durian di Desa Brongkol, Kabupaten Semarang, mengeluhkan panen durian 2026 yang menurun drastis. Keluhan disampaikan petani lokal pada 20 Januari 2026, setelah musim panen meleset. Tingginya curah hujan diduga menyebabkan bunga rontok, sehingga produksi berkurang dan berdampak pada pendapatan warga serta ketersediaan durian di pasaran.

Petani durian di Desa Brongkol, Kabupaten Semarang, mengeluhkan panen durian 2026 yang menurun drastis. Keluhan disampaikan petani lokal pada 20 Januari 2026, setelah musim panen meleset. Tingginya curah hujan diduga menyebabkan bunga rontok, sehingga produksi berkurang dan berdampak pada pendapatan warga serta ketersediaan durian di pasaran.

Lama Kunjungan Wisata di Kabupaten Semarang Masih Rendah, Disparta Dorong Promosi Luar Daerah dan Event Malam Hari

Potensi pariwisata Kabupaten Semarang dinilai belum berdampak maksimal terhadap ekonomi daerah. Hal ini disampaikan Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang pada 17 Januari 2026, menyusul rendahnya lama kunjungan wisatawan. Kondisi dipicu dominasi wisatawan lokal, minimnya kunjungan menginap, dan keterbatasan hotel berbintang, sehingga didorong promosi luar daerah dan penguatan event wisata.

Potensi pariwisata Kabupaten Semarang dinilai belum berdampak maksimal terhadap ekonomi daerah. Hal ini disampaikan Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang pada 17 Januari 2026, menyusul rendahnya lama kunjungan wisatawan. Kondisi dipicu dominasi wisatawan lokal, minimnya kunjungan menginap, dan keterbatasan hotel berbintang, sehingga didorong promosi luar daerah dan penguatan event wisata.

Miris! Masih Ada Siswa SMP di Kabupaten Semarang Belum Bisa Membaca, Sekolah Dinilai Belum Ramah Inklusi

Masih ditemukannya siswa SMP yang belum mampu membaca menjadi perhatian Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang. Ketua Dewan Pendidikan Djoko Sriyono mengungkapkan kondisi ini terjadi di Kabupaten Semarang pada Januari 2026, dipicu faktor keluarga, ekonomi, kebijakan kurikulum, serta minimnya layanan dan guru inklusi, sehingga diperlukan pembenahan sejak jenjang SD dengan penanganan khusus.

Masih ditemukannya siswa SMP yang belum mampu membaca menjadi perhatian Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang. Ketua Dewan Pendidikan Djoko Sriyono mengungkapkan kondisi ini terjadi di Kabupaten Semarang pada Januari 2026, dipicu faktor keluarga, ekonomi, kebijakan kurikulum, serta minimnya layanan dan guru inklusi, sehingga diperlukan pembenahan sejak jenjang SD dengan penanganan khusus.

Tiru Konsep Sendratari Ramayana Prambanan, Babad Fort Willem I Resmi Pentas Perdana di Benteng Pendem Ambarawa

Sendratari sejarah “Babad Fort Willem I” akan dipentaskan perdana oleh kolaborasi seniman Ambarawa di kawasan Benteng Fort Willem I, Ambarawa, Sabtu 17 Januari 2026 malam. Pertunjukan ini digelar untuk menghidupkan kembali sejarah benteng melalui seni tari, musik, dan visual, sekaligus mendukung pengembangan wisata budaya.

Sendratari sejarah “Babad Fort Willem I” akan dipentaskan perdana oleh kolaborasi seniman Ambarawa di kawasan Benteng Fort Willem I, Ambarawa, Sabtu 17 Januari 2026 malam. Pertunjukan ini digelar untuk menghidupkan kembali sejarah benteng melalui seni tari, musik, dan visual, sekaligus mendukung pengembangan wisata budaya.