KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Berawal Dari Saling Pandang, Dua Kelompok Masyarakat Semarang Utara Terlibat Tawuran

Berawal Dari Saling Pandang, Dua Kelompok Masyarakat Semarang Utara Terlibat Tawuran

Berawal Dari Saling Pandang, Dua Kelompok Masyarakat Semarang Utara Terlibat Tawuran

SEMARANG – Dua kelompok masyarakat asal Semarang Utara, Kota Semarang terlibat tawuran di Jalan Kalimas Raya, Kelurahan Panggung Kidul, pada Selasa (12/10/202) sekira pukul 16.45 WIB.

Kelompok tersebut bernama Kelompok Kampung Sawah dan Kelompok Karyawan Distributor Terpal. Mereka nekat beradu kekuatan dengan saling adu jotos satu sama lain.

Kapolsek Semarang Utara, Kompol Budi Abadi menuturkan, perselisihan dua kelompok tersebut dipicu karena salah paham saling pandang memandang. Dia menambahlan sebelum tawuran mereka juga terpengaruh oleh minuman keras.

“Iya saling pandang, saling ejek berujung perkelahian,” ujarnya kepada wartawan Rabu (13/10/2021).

Ia menjelaskan, kasus itu diselesaikan dengan kekeluargaan. Para pemuda yang terlibat tawuran dikembalikan ke Bhabinkamtibas dan ketua RT / RW setempat untuk dibina.

“Saya berpesan ke para anak muda tersebut agar fokus peran masing-masing. Bagi pelajar fokus belajar, pekerja giatlah bekerja. Anak muda harus srawung atau bersinergi dengan masyarakat,” bebernya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]