URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka memperingati HUT ke-25, BUMN mengadakan acara jalan sehat di Balai Kota Semarang dan wilayah sekitarnya. Acara tersebut dihadiri oleh ribuan peserta dari masyarakat dan pegawai BUMN di Jateng. Dalam tema "BUMN Sehat, Indonesia Sehat", kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan pola hidup bugar di tengah padatnya rutinitas.

Mbak Google

KABAR RASIKA

BUMN Peringati HUT ke-25 dengan Gelar Jalan Sehat di Semarang

BUMN Peringati HUT ke-25 dengan Gelar Jalan Sehat di Semarang

BUMN Peringati HUT ke-25 dengan Gelar Jalan Sehat di Semarang

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-25, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar jalan sehat di Balai Kota Semarang, Minggu (5/3/2023) pagi. Agenda serupa juga diadakan di sejumlah wilayah di Jateng, seperti Banjarnegara, Batang, Pemalang, dan Tegal, yang didukung oleh instansi BUMN lainnya, seperti PT Perhutani dan PT Perkebunan Nusantara IX, serta dimotori oleh Bank BNI.

Acara ini dibuka langsung oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, dengan mengibarkan bendera dan seremoni estafet obor, didampingi oleh sejumlah pejabat, antara lain Direktur Komersial Perum Perhutani Anggar Widiyatmoko, Kepala Perhutani Divisi Regional Jateng R Ratmanto Trimahono, Direktur PTPN IX Dodik Ristiawan, dan Wakil Pimpinan BNI 05 Nur Lies Diana.

Ribuan peserta, baik masyarakat maupun pegawai BUMN di Jateng, memadati halaman kantor Wali Kota Semarang. Para peserta berjalan sejauh 3 kilometer dengan rute diawali di Balai Kota, lalu menuju Tugu Muda, Jalan Imam Bonjol, Jalan Piere Tendean, Jalan Pemuda, dan kembali ke titik start.

Kegiatan kali ini bertemakan “BUMN Sehat, Indonesia Sehat” sebagai tagline untuk menciptakan pola hidup sehat di tengah padatnya rutinitas. Bahkan, Menteri BUMN, Erick Thohir, mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam jalan sehat ini.

Dalam sambutannya, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada BUMN dan berharap agar BUMN dapat terus berjaya dan melayani masyarakat secara maksimal. Ia juga mengucapkan terima kasih karena Kota Semarang dijadikan tempat BUMN dalam berkarya.

Oleh karena itu, Ita berharap sinergi antara BUMN dan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan terus berjalan dan berlanjut. “Tentu ini sangat luar biasa karena Balai Kota dijadikan tempat untuk kegiatan hari ulang tahun BUMN. Dan sebentar lagi Kota Semarang juga akan merayakan hari jadinya yang ke-376 tahun pada 2 Mei nanti sehingga nanti mungkin bisa menyemarakan yang juga diadakan untuk Kota Semarang,” ujarnya.

Di sisi lain, Ita mengaku BUMN dan Pemkot Semarang sudah sering bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mengingat BUMN juga bagian dari Pemerintah, Ita berharap kedepan bisa tambah mempererat untuk kemajuan bersama.

“BUMN juga bagian dari pemerintah meskipun dibawah kewenangan Kementrian. Tapi kita harapkan semakin mempererat hubungan demi melayani masyarakat lebih baik dan lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, Direktur Komersial Perum Perhutani, Anggar Widiyatmoko berharap kegiatan ini bisa dilakukan demi menyehatkan BUMN karyawan dan masyarakat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Semarang karena telah mendukung kegiatan tersebut.

“Dan juga kegiatan ini merupakan bentuk sinergi BUMN, Perhutani, BNI, PTPN IX dan diharapan terus bersinergi demi masyarakat Indonesia yang sejahtera,” imbuhnya.

Para peserta Jalan Sehat Bersama BUMN juga berkesempatan mendapatkan hadiah dalam pengundian doorprize diantaranya kipas angin, rice cooker, Smarphone, TV, sepeda dan sebagai hadiah utama adalah sepeda listrik.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon