KAWAN PEMANDU JALAN

Kembalikan Formulir, Sinoeng Tunjukan Surat Pengunduran Diri Sebagai ASN

Mantan Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Sinoeng Nugroho Rachmadi, dipastikan maju dalam Pilwakot 2024 dengan mengembalikan formulir bakal calon di Kantor DPC PDIP pada Sabtu, 18 Mei 2024. Sinoeng tiba sekitar pukul 10.00 WIB bersama relawan 'Sinar Terang' dan istrinya, Denok Respati, dengan menaiki dokar sebagai simbol filosofi pelayanan tanpa lelah.

Mantan Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Sinoeng Nugroho Rachmadi, dipastikan maju dalam Pilwakot 2024 dengan mengembalikan formulir bakal calon di Kantor DPC PDIP pada Sabtu, 18 Mei 2024. Sinoeng tiba sekitar pukul 10.00 WIB bersama relawan ‘Sinar Terang’ dan istrinya, Denok Respati, dengan menaiki dokar sebagai simbol filosofi pelayanan tanpa lelah.

Kolonel Hariyono Masturi Akhirnya Serahkan Berkas Pendaftaran Bakal Calon Wali Kota Salatiga

Mantan Danlanal Semarang, Kolonel Marinir Hariyono Masturi, menunjukkan keseriusannya untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota Salatiga dengan menyerahkan berkas pendaftaran di Kantor DPC PDIP Kota Salatiga pada Jumat pagi, 17 Juni 2024. Selain PDIP, Hariyono berencana mendaftar melalui Partai Gerindra dan Partai Demokrat bulan depan.

Rencana Ketua MUI Salatiga Maju Sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Ditolak Para Kiai Sepuh

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Keikutsertaan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Salatiga Dr. Agus Ahmad Suaidi dalam penjaringan bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Salatiga, ditolak oleh para kiai sepuh dan masyayikh Nahdlatul Ulama (NU) Kota Salatiga. Seperti diketahui, Agus Ahmad mengambil formulir di DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga mendaftar sebagai bakal calon Wakil Wali … Read more

Basari Daftar Bacalon Bupati Semarang Lewat PKB, Pecah Kongsi dengan Ngesti Nugraha?

Wakil Bupati Semarang Basari telah mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Bupati Semarang melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Pilkada Kabupaten Semarang 2024. Sebagai kader dan pengurus PKB, Basari menegaskan kesiapannya melaksanakan amanah partai, meskipun PKB hanya memiliki 5 kursi di DPRD Kabupaten Semarang dan perlu berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi syarat pencalonan.