URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua MUI Kota Salatiga, KH Agus Suaidi, mengumumkan pengunduran dirinya dari pencalonan sebagai Wakil Walikota Salatiga dalam Pilwakot 2024 melalui PDIP, setelah menerima banyak penolakan dari tokoh dan kiai Nahdlatul Ulama (NU) Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Banyak Disoroti, Ketua MUI Salatiga Akhirnya Mengundurkan Diri dari Balon Wakil Wali Kota 2029

Banyak Disoroti, Ketua MUI Salatiga Akhirnya Mengundurkan Diri dari Balon Wakil Wali Kota 2029

Banyak Disoroti, Ketua MUI Salatiga Akhirnya Mengundurkan Diri dari Balon Wakil Wali Kota 2029

Foto dok IST
Ketua MUI Kota Salatiga KH Agus Suaidi
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Buntut adanya penolakan dari sejumlah tokoh dan kiai mewakili organisasi masyarakat berbasis Islam Nahdlatul Ulama (NU) Kota Salatiga Ketua MUI Kota Salatiga KH Agus Suaidi menyatakan mundur dalam kontestasi Pilwakot 2024.

Agus Suaidi mengatakan, sebelumnya maju sebagai bakal calon (Balon) Wakil Walikota Salatiga melalui PDIP mendampingi kader PDIP Hartoko Budiono atas pertimbangan mendalam.

“Setelah saya ambil formulir itu, saya banyak mendengar (masukan) merespons dan merenung selama seminggu. Akhirnya pada jadwal pengembalian formulir saya putuskan mundur,” terangnya Senin (20/5/2024)

Agus menerangkan, alasan mundur dari bursa pencalonan juga karena adanya respons bernada penolakan dari organisasi NU. NU sendiri lanjutnya, menghendaki dirinya maju sebagai balon Walikota bukan Wakil Walikota.

Akademisi UIN Salatiga itu menjelaskan, semua melangkah maju mengambil formulir sebagai balon Wakil Walikota melalui PDIP Salatiga atas dorongan Hartoko Budhiono.

“Karena, saya melihat Mas Hartoko punya niat baik. Hanya, saya pertimbangkan untuk melanjutkan atas nasehat berbagai pihak. Kemudian, saya merenung mungkin ke politik membuat saya bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat,” katanya

Agus menyebutkan, walau akhirnya memutuskan mundur secara pribadi sangat mengapresiasi berbagai pihak karena telah melirik dirinya. Selanjutnya, jika muncul tawaran dari partai lain bakal melakukan pertimbangan mendalam.

Sebelumnya, diberitakan panitia tim penjaringan dan pendaftaran Balon Wali Kota dan Wakil Walikota di PDIP Kota Salatiga pada Minggu (12/5/2024) datang pasangan Hartoko Budhiono dan Dr. KH Agus Ahmad Suaidi.

Hanya saja, pada Kamis (4/5/2024) majunya Dr KH Agus Ahmad Suaidi sebagai Balon Wakil Walikota Salatiga mendampingi kader PDIP Hartoko Budhiono disoal NU.

Para kiai dan Masyayikh NU Kota Salatiga menolak karena dinilai Agus lebih cocok sebagai Wali Kota Salatiga, bukan sebagai Wakil Wali Kota Salatiga.

BACA JUGA :

Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang