URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Salatiga, Sri Wahyuni, menjadi satu-satunya bakal calon Wakil Walikota perempuan yang secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran ke DPC PDIP pada Minggu, 19 Mei 2024. Sri Wahyuni mengungkapkan keputusannya untuk maju sebagai calon Wakil Walikota dalam Pilwakot Salatiga 2024 dengan alasan realistis, mengingat konstelasi politik di Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Berharap Posisi Wawali, Sri Wahyuni Ketua Iwapi Salatiga Daftar di PDIP

Berharap Posisi Wawali, Sri Wahyuni Ketua Iwapi Salatiga Daftar di PDIP

Berharap Posisi Wawali, Sri Wahyuni Ketua Iwapi Salatiga Daftar di PDIP

Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Salatiga, Sri Wahyuni, menjadi satu-satunya bakal calon Wakil Walikota perempuan yang secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran ke DPC PDIP pada Minggu, 19 Mei 2024. Sri Wahyuni mengungkapkan keputusannya untuk maju sebagai calon Wakil Walikota dalam Pilwakot Salatiga 2024 dengan alasan realistis, mengingat konstelasi politik di Salatiga.
Foto dok IST
Ketua IWAPI Salatiga Sri Wahyuni
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Salatiga, Sri Wahyuni menjadi satu-satunya Bakal calon (Balon) Wakil Walikota Salatiga perempuan yang secara resmi mengembalikan formulir ke DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Minggu (19/5/2024).

Sri Wahyuni mengatakan, maju dalam bursa Pilwakot Salatiga 2024 mendaftar sebagai balon Wakil Walikota. Pilihan posisi nomor dua itu, bukan tanpa alasan tapi lebih realistis melihat konstelasi politik di Kota Hati Beriman.

“Saya pemain baru, jadi cukup tahu diri dan memahami proses. Kemudian, soal perempuan ini majunya saya supaya menginspirasi dan syukur bisa mewakili aspirasi perempuan,” terangnya.

Politisi Nasdem sekaligus pengusaha itu mengaku, sebagai kandidat yang dinilai membawa representasi perempuan ingin mengajak semua perempuan Salatiga lebih maju serta sejahtera.

Ia mengaku, atas alasan itu diharapkan pula seluruh komponen kelompok perempuan dapat mendukung serta memilihnya manakala mendapatkan rekomendasi partai.

“Selain ke PDIP, saya juga mendaftar ke PKB kemudian ke Partai Nasdem. Semua, masih cair partai maupun para kandidat yang maju untuk berdampingan,” bebernya.

Pihaknya mengaku, apabila ke depan dalam proses yang ada tidak mendapat rekomendasi bakal menerima. Kegagalan, dinilai kesuksesan yang tertunda.

Seluruh tahapan yang ditempuh sekarang kata dia, tidak lain sarana turut ambil bagian dalam upaya menjadikan Salatiga sejahtera, unggul, dan maju.

“Saya percaya dan yakin sejumlah kelompok perempuan mendukung saya. Ini semua masih berproses walau semua belum komplit akan ada waktu perkenalan,” tandas Sri Wahyuni.

BACA JUGA :

Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan