KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sukseskan Pilkada, Pemkot Salatiga Gelontorkan Hibah 13,02 Miliar ke KPU

Sukseskan Pilkada, Pemkot Salatiga Gelontorkan Hibah 13,02 Miliar ke KPU

Sukseskan Pilkada, Pemkot Salatiga Gelontorkan Hibah 13,02 Miliar ke KPU

Untuk mensukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada), Pemerintah Kota Salatiga memberikan dana hibah sebesar Rp 13,02 miliar kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Salatiga untuk biaya pelaksanaan Pilwalkot Salatiga 2024.
Foto Arief Rasika
Ketua KPU Kota Salatiga Yesaya Tiluata.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka untuk mensukseskan pemilihan kepala daerah (Pilkada), Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga memberikan dana hibah sebesar Rp 13,02 miliar kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Salatiga. Dana tersebut diperuntukan untuk biaya pelaksanaan tahapan pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwalkot) Salatiga 2024.

Hal itu diungkapkan Ketua KPU Kota Salatiga Yesaya Tiluata. Yesaya menyebut, dengan adanya dana hibah tersebut pelaksanaan Pilwalkot Salatiga 2024 bisa berjalan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan.

“Hibah tersebut dibagi dalam dua termin. Termin pertama sekitar Rp 5 miliar. Sisanya pada termin kedua. Anggaran tersebut sudah masuk ke rekening KPU. Penggunaannya (anggaran) masih dalam proses,” beber Yesaya, Selasa (21/5/2024).

Diakuinya, pihaknya akan menggunakan anggaran Pilkada ini dengan baik. Selain itu, pihaknya juga akan mempertanggungjawabkan kepada publik. Sebab anggaran tersebut tidak bersifat tertutup.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Salatiga Yasip Khasani berharap dengan dana hibah tersebut Pilwakot Salatiga bisa berjalan dengan lancar. Ia menyebut, anggaran untuk Pilkada di Salatiga memang tidak sebesar kota ataupun kebupaten lain.

“Dana hibah Pilwalkot Salatiga 2024 memang tidak terlalu (banyak) karena Salatiga hanya terdiri dari empat kecamatan,” kata Pj Wali Kota Salatiga.

Yasip mengajak yang telah memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara Pilwalkot Salatiga 2024 nanti. Suara masyarakat akan menentukan masa depan Kota Salatiga dalam lima tahun ke depan.

“Jangan golput. Masyarakat lah yang menentukan siapa yang bakal menjadi pemimpin Salatiga. Ayo memilih. Kalau memang ada yang bagus pilihlah yang bagus. Kalau memang tidak ada, pilihlah yang terbagus dari yang tidak bagus karena kita perlu pemimpin, jangan sampai kosong,” ujarnya.

Yasip meminta semua stakeholder untuk mengedukasi masyarakat agar mereka mau mengikuti proses tahapan Pilwalkot Salatiga. Sebab masyarakat juga harus mengetahui visi dan misi colon wali kota dan calon wakil wali serta mengetahui rekam jejaknya.

“Saya rasa masyarakat perlu mengetahui hal itu (visi dan misi calon wali kota). Dengan demikian masyarakat bisa memilih calon yang benar-benar baik,” ucapnya.

Lebih jauh Yasip mengatakan, Pemkot Salatiga akan membuat kanal laporan masyarakat terkait pelaksanaan Pilwalkot Salatiga 2024. Masyarakat bisa melaporkan kecurangan pelaksanaan Pilwalkot secara online dan identitasnya tidak diketahui oleh masyarakat luas.

“Ini sedang rancang. Jadi masyarakat jangan takut untuk melapor apabila mengetahui kecurangan dalam pelaksanaan Pilwalkot. Identitasnya aman, tidak diketahui orang lain,” ujarnya.

Atas dasar itu, Yasip mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan tahapan Pilwalkot. Pengawasan perlu dilakukan agar penyelenggaraan Pilwalkot 2024 dapat berjalan dengan lancar, aman, jujur dan adil.

Yesaya saat diwawancara wartawan

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
[pekok2]