[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Category: Ragam

Pada tanggal 14 Februari 2024, suasana pasar pagi di Pasar Raya I, Jalan Jendral Sudirman Salatiga terpantau sepi karena mayoritas warga disibukkan dengan proses pemilihan calon presiden dan legislatif pada Pilpres dan Pileg. Pantauan rasikafm.com dilokasi pada Rabu pagi sekitar pukul 05.00 WIB terlihat jumlah pengunjung pasar mengalami penurunan hingga 50 persen dari hari-hari biasanya.
Persiapan Nyoblos, Aktivitas Pasar Pagi Salatiga Sepi
Pada tanggal 14 Februari 2024, suasana pasar pagi di Pasar Raya I, Jalan Jendral Sudirman Salatiga terpantau sepi karena mayoritas warga disibukkan dengan proses pemilihan calon presiden dan legislatif...
Sebagai upaya meningkatkan antusiasme masyarakat dalam mensukseskan Pemilu 2024, tokoh masyarakat di Kecamatan Kumpulrejo Argomulyo, Istoni Kurniawan, 46, mengemas ratusan paket sembako yang dapat ditebus murah oleh warga setelah memberikan suaranya di TPS 15, TPS 16, dan TPS 17 Dusun Bendosari, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga pada Rabu (14/2/2024).
Asyik, Usai Nyoblos Warga Argomulyo Salatiga Bisa Tebus Sembako Murah
Sebagai upaya meningkatkan antusiasme masyarakat dalam mensukseskan Pemilu 2024, tokoh masyarakat di Kecamatan Kumpulrejo Argomulyo, Istoni Kurniawan, 46, mengemas ratusan paket sembako yang dapat ditebus...
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Salatiga telah menyiapkan satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus untuk melayani 163 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang berada di Rutan Salatiga pada 14 Februari 2024 besuk pagi. Sehubungan dengan Pemilu 2024, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Salatiga telah mengikuti sosialisasi yang diselenggarakan bersama Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Salatiga di selasar Rutan Salatiga.
163 WBP di Salatiga, akan Mencoblos di TPS Khusus Rutan
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Salatiga telah menyiapkan satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus untuk melayani 163 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang berada di Rutan Salatiga pada 14 Februari...
Bawaslu dan Satpol PP Kabupaten Semarang melakukan pembersihan seluruh alat peraga kampanye (APK) pemilu di wilayah Bumi Serasi pada Minggu (11/2/2024), menyusul memasuki masa tenang Pemilu 2024. Truk crane dikerahkan untuk melepas atribut kampanye berukuran besar seperti baliho, sementara APK lainnya seperti bendera dan spanduk dicopot dan dimasukkan ke armada petugas.
Masa Tenang, Seluruh APK di Kabupaten Semarang Dibersihkan
Bawaslu dan Satpol PP Kabupaten Semarang melakukan pembersihan seluruh alat peraga kampanye (APK) pemilu di wilayah Bumi Serasi pada Minggu (11/2/2024), menyusul memasuki masa tenang Pemilu 2024. Truk...
Momentum Hari Pers Nasional menjadi kesempatan bagi insan media untuk merayakan dan merenungkan peran mereka dalam membangun bangsa. Mantan wakil wali kota Salatiga, Muhammad Haris, menyatakan harapannya agar media dapat menjadi salah satu pilar penting bagi kemajuan bangsa. Dalam silaturahmi dengan seluruh jurnalis yang bertugas di Kota Salatiga, Jumat (9/2/2024), Haris menekankan pentingnya profesionalisme dan kemajuan media.
Haris, Mantan Wakil Wali Kota Salatiga Berharap Media Menjadi Salah Satu Pilar Bangsa
Momentum Hari Pers Nasional menjadi kesempatan bagi insan media untuk merayakan dan merenungkan peran mereka dalam membangun bangsa. Mantan wakil wali kota Salatiga, Muhammad Haris, menyatakan harapannya...
Kelompok dosen, peneliti, pemerhati bangsa, dan mahasiswa yang menyebut dirinya Intelektual Salatiga Peduli Bangsa menyampaikan petisi terkait penyelenggaraan Pemilu 2024 pada Rabu (7/2/2024) di Kafeole, Kota Salatiga, Jawa Tengah. Dalam pertemuan itu, belasan dosen dan mahasiswa menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi sosial dan politik terkini yang berdekatan dengan pelaksanaan pemilu.
Seminggu Jelang Pemilu, Intelektual Salatiga Peduli Bangsa Serukan Petisi
Kelompok dosen, peneliti, pemerhati bangsa, dan mahasiswa yang menyebut dirinya Intelektual Salatiga Peduli Bangsa menyampaikan petisi terkait penyelenggaraan Pemilu 2024 pada Rabu (7/2/2024) di Kafeole,...
Sebanyak 460 orang perwakilan petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang akan bertugas dalam pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 terlihat gembira saat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, menyapa mereka satu per satu pada apel gelar pasukan di Halaman Pemerintah Kota Salatiga pada Selasa (06/02/2024) pagi.
Semangat Pakaian Baru, 1.420 Anggota Satlinmas Salatiga Siap Amankan 652 TPS
Sebanyak 460 orang perwakilan petugas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang akan bertugas dalam pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 terlihat gembira saat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, menyapa...
Masyitoh, seorang penjual nasi gudangan di Lopait, Tuntang, Kabupaten Semarang, mendapatkan kejutan besar saat ia diberi hadiah satu unit sepeda motor oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Hadiah ini diberikan sebagai apresiasi atas ketaatan Masyitoh dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tepat waktu selama tahun 2023.
Tertib Lunasi PBB, Penjual Nasi Gudangan di Tuntang Ini Ketiban 'Durian Runtuh'
Masyitoh, seorang penjual nasi gudangan di Lopait, Tuntang, Kabupaten Semarang, mendapatkan kejutan besar saat ia diberi hadiah satu unit sepeda motor oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Hadiah ini diberikan...
Umat Konghucu di Kelenteng Hok Tek Bio Kota Salatiga memulai persiapan menyambut Tahun Imlek 2575 Kongzili dengan membersihkan patung dewa dan perlengkapan ibadah pada Sabtu (3/2/2024), seminggu sebelum perayaan. Dalam suasana bergotong-royong, umat Konghucu dengan semangat membersihkan peralatan kelenteng, termasuk patung dewa, dengan menggunakan air hujan yang telah ditampung sebelumnya.
Seminggu Jelang Imlek 2575, Umat Konghucu di Salatiga Mulai Bersihkan Kelenteng Hok Tek Bio
Umat Konghucu di Kelenteng Hok Tek Bio Kota Salatiga memulai persiapan menyambut Tahun Imlek 2575 Kongzili dengan membersihkan patung dewa dan perlengkapan ibadah pada Sabtu (3/2/2024), seminggu sebelum...
Herman Sinurat (32), seorang warga dari Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, mewujudkan impian memiliki motor sport baru setelah menabung uang koin receh selama lima tahun. Sebagai pedagang plastik, Herman mengumpulkan koin receh dari hasil penjualan dan sisa kembalian harian, serta sisa recehan istrinya, yang juga bekerja di sebuah pabrik.
Kisah Herman Warga Salatiga, Beli Motor Sport Pakai Uang Koin 3 Galon Air Mineral
Herman Sinurat (32), seorang warga dari Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga, mewujudkan impian memiliki motor sport baru setelah menabung uang koin receh selama lima tahun. Sebagai pedagang...
Muat Lebih

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved