KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Hadapi Arus Mudik, Dishub Kabupaten Semarang Bakal Maksimalkan ATCS

Hadapi Arus Mudik, Dishub Kabupaten Semarang Bakal Maksimalkan ATCS

Hadapi Arus Mudik, Dishub Kabupaten Semarang Bakal Maksimalkan ATCS

Dalam menghadapi musim mudik Lebaran 2024, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang telah mengambil sejumlah langkah persiapan yang meliputi peningkatan sarana prasarana seperti penerangan jalan umum (PJU), pemasangan rambu lalu lintas, persiapan jalur alternatif, dan pengoptimalkan Area Traffic Control System (ATCS).
Foto: dok. Rasika
Petugas mengawasi situasi arus lalu lintas melalui ATCS di ruang cctv room Dishub Kabupaten Semarang.

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi musim mudik Lebaran 2024. Sarana prasarana mulai dari penerangan jalan umum (PJU), rambu lalu lintas, jalur alternatif, hingga Area Traffic Control System (ATCS) akan dimaksimalkan.

Berdasarkan penuturan Kepala Dishub Kabupaten Semarang Tri Martono, pemudik pada tahun ini diperkirakan akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibanding tahun lalu.

“Kita akan maksimalkan ATCS di beberapa lokasi untuk memandu dan memberikan imbauan kepada para pemudik,” ungkap Tri saat ditemui di kantornya, Senin (1/4/2024).

Dijelaskan Tri, ATCS ini tersebar di tujuh titik traffic light (TL) yakni di simpang Assalamah, alun-alun lama Ungaran, simpang KPU, pegadaian, simpang DPRD, Karangjati, dan Bawen. Nantinya sejumlah TL tidak akan difungsikan dalam kondisi tertentu.

“Kita tugaskan personel di cctv room yang secara periodik akan menyampaikan informasi dan imbauan untuk tertib berkendara melalui pengeras suara pada ATCS,” ujarnya.

Selain memaksimalkan fungsi ATCS, lanjutnya, Dishub juga melakukan kegiatan ramcek terutama bagi angkutan penumpang berupa bus pariwisata dan reguler. Caranya dengan mendatangi garasi perusahaan otobus (PO) yang ada di Kabupaten Semarang dan melaksanakan ramcek di tempat.

“Salah satu penentu faktor keselamatan adalah kondisi kendaraan. Apalagi per Januari 2024 uji kendaraan gratis, sehingga kami harap kesadaran para pengusaha angkutan umum meningkat,” paparnya.

Lampu PJU di sepanjang jalur nasional, provinsi, kabupaten dan jalur alternatif juga tak luput dari pemeriksaan. Ia juga meminta bantuan kepada seluruh camat, lurah/ kepala desa untuk menginformasikan lokasi mana saja yang terdapat kerusakan lampu PJU dan rambu lalu lintas.

“Barangkali ada sarana prasarana yang rusak akan kami perbaiki dan ganti,” imbuhnya.

Terkait dengan jalur alternatif, Tri menambahkan, pihaknya telah melaksanakan survei. Apabila terjadi kepadatan di jalur reguler, maka pemudik bisa memanfaatkan jalur alternatif.

“Sudah kami siapkan (jalur alternatif). Baik di dalam kota maupun wilayah pinggir untuk membantu mengurai simpul kepadatan arus lalu lintas,” bebernya.

Jalur alternatif yang disiapkan itu meliputi Barukan-Suruh-Bonomerto, Banyubiru-Kecandran, Kelurahan-Banyubiru, Butuh-Getasan, Sumowono-Kemawi, Bedono-Lanjan, Jambu-Candi, Candi-Gedongsongo, Rengas-Bawen, Tuntang-Tambakboyo, Barukan-Klero, Delik-Pabelan, serta sejumlah ruas jalan di dalam Kota Ungaran. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
                       

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 159