URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menegaskan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang untuk tidak melakukan mudik menggunakan fasilitas mobil dinas dan memastikan handphone selalu dalam keadaan aktif untuk memudahkan koordinasi selama cuti bersama Idulfitri yang cukup panjang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bupati Semarang: ASN Mudik Jangan Pakai Mobil Dinas, Handphone Harus Selalu Aktif!

Bupati Semarang: ASN Mudik Jangan Pakai Mobil Dinas, Handphone Harus Selalu Aktif!

Bupati Semarang: ASN Mudik Jangan Pakai Mobil Dinas, Handphone Harus Selalu Aktif!

Bupati Semarang Ngesti Nugraha didampingi Wakil Bupati Basari dan Sekda Djarot Supriyoto saat rapat koordinasi para pejabat struktural di lingkungan Pemkab Semarang, belum lama ini. Foto: dok. Diskominfo Kab. Semarang
Bupati Semarang Ngesti Nugraha didampingi Wakil Bupati Basari dan Sekda Djarot Supriyoto saat rapat koordinasi para pejabat struktural di lingkungan Pemkab Semarang, belum lama ini. Foto: dok. Diskominfo Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bupati Semarang menegaskan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Semarang agar tidak mudik menggunakan fasilitas mobil dinas. Selain itu, handphone juga harus selalu dalam keadaan aktif sehingga memudahkan koordinasi jika terdapat sesuatu yang perlu ditangani secara cepat.

Penegasan itu disampaikan Ngesti saat memimpin rapat koordinasi para pejabat struktural di lingkungan Pemkab Semarang, belum lama ini. Di hadapan puluhan pejabat, Ngesti menyinggung tentang persiapan yang harus dilakukan ASN menjelang dan saat Lebaran nanti.

“Cuti bersama Idulfitri cukup panjang, lebih dari satu minggu. Diharapkan para pimpinan OPD tetap mengaktifkan handphone untuk menjamin komunikasi tetap terhubung,” katanya.

Ngesti juga memerintahkan seluruh kendaraan dinas untuk diparkir di pool kantor masing-masing saat Lebaran. Sedangkan kendaraan dinas untuk operasional pelayanan umum tetap dapat digunakan. Dia juga meminta pelayanan umum terutama kesehatan tetap berjalan maksimal saat cuti lebaran. Teknis pengaturan petugas piket diserahkan ke masing-masing OPD.

“Saya ingatkan kembali untuk mencermati surat edaran KPK RI terkait pemberian hadiah atau gratifikasi dari pihak lain, utamanya menjelang Lebaran. Sehingga tidak tersangkut kasus pidana,” tegasnya.

Sedangkan untuk pembayaran THR dan gaji ke-13, Ngesti memastikan tidak akan ada potongan satu sen pun.

Sementara itu Sekda Djarot Supriyoto melaporkan personel BPBD, Satpol PP dan Damkar serta Dishub akan tetap siaga selama cuti lebaran. Selain itu juga pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit. Sedangkan pembayaran THR bagi ASN dilakukan paling lambat H-10 Lebaran.

“Untuk gaji ke-13 paling cepat bulan Juni bisa dibayarkan,” ungkapnya. (win/Diskominfo Kab. Semarang)

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon