URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Semarang mengkaji pembangunan SMP baru di Kecamatan Pringapus dan Tuntang untuk memenuhi kebutuhan layanan pendidikan. Rencana pembangunan SMP 4 Pringapus di Klepu dan SMP 4 Tuntang di Sraten ditargetkan mulai direalisasikan tahun depan setelah kajian lokasi, tenaga pendidik, sarana, dan potensi siswa selesai dilakukan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang

Ilustrasi. (Foto Dok./IST)
Ilustrasi. (Foto Dok./IST)
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) tengah mengkaji penambahan sekolah menengah pertama (SMP) baru untuk mengatasi kebutuhan layanan pendidikan di sejumlah wilayah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, M Taufiqur Rahman mengatakan, wilayah yang paling mendesak untuk penambahan SMP berada di Kecamatan Pringapus.

“Di Pringapus nanti rencananya akan kita bangun SMP 4 Pringapus. Lokasinya di Klepu,” ujarnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Jumat (29/5/2026).

Selain Pringapus, Disdikbudpora juga mengkaji pembangunan SMP baru di Kecamatan Tuntang, tepatnya di Desa Sraten.

“Wacananya ada SMP 4 Tuntang di Desa Sraten. Tapi kajiannya masih kita jalankan terus,” katanya.

Menurut Taufiq, pihaknya juga berupaya meningkatkan status SMP satu atap (satap) menjadi SMP negeri mandiri. Langkah itu dilakukan apabila kebutuhan tenaga pendidik dan sarana prasarana telah terpenuhi.

“Kalau pendidiknya terpenuhi, sarprasnya terpenuhi, itu bisa menjadi SMP negeri secara mandiri, tidak perlu satap. Dukungan dari pusat melalui DAK juga akan lebih kuat kalau statusnya SMP negeri penuh,” jelasnya.

Untuk rencana pembangunan SMP di Pringapus, saat ini Disdikbudpora telah melakukan kajian lokasi, potensi siswa, hingga kesiapan tenaga pengajar dan sarana pendukung.

“Lokasinya di SD yang kita regroup. Jadi tidak asal berdiri, tapi kita kaji tempatnya, gurunya, daya dukung dan potensi siswanya,” ungkapnya.

Ia berharap pembangunan sekolah baru tersebut dapat direalisasikan mulai tahun depan.

“Insya Allah tahun depan,” katanya.

Selain penambahan sekolah, pihaknya juga melanjutkan program regrouping sekolah dasar (SD). Tahun ini terdapat usulan penggabungan 12 SD menjadi enam sekolah.

“Awalnya ada 20 SD jadi 10, tapi setelah proses usulan dan verifikasi sekarang ada 12 yang nanti menjadi enam,” jelasnya.

Program regrouping dilakukan terhadap sekolah dengan jumlah murid sedikit dan berada dalam satu kompleks atau satu kampus agar pengelolaan lebih efektif.

“Supaya manajemennya lebih rapi, lebih tertata dan efektif,” tandasnya. (win)

Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Dari sekitar 1.600 pendaftar tahun ajaran baru, pesantren hanya menerima sekitar 550 calon santri sebagai upaya menjaga kualitas pendidikan akademik dan keislaman.
Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026

BACA JUGA :

Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Dari sekitar 1.600 pendaftar tahun ajaran baru, pesantren hanya menerima sekitar 550 calon santri sebagai upaya menjaga kualitas pendidikan akademik dan keislaman.
Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak pelaku UMKM di Kota Salatiga memanfaatkan program Kementerian Perdagangan untuk memperluas pasar hingga ekspor saat berdiskusi dengan puluhan pelaku usaha kuliner, fesyen, dan kerajinan di Argotelo Salatiga, Kamis (18/6/2026), melalui pelatihan, business matching, hingga akses jaringan perdagangan internasional.
Kunjungi Argotelo Salatiga, Mendag Busan ajak UMKM Tembus Ekspor
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak pelaku UMKM di Kota Salatiga memanfaatkan program Kementerian Perdagangan untuk memperluas pasar hingga ekspor saat berdiskusi dengan puluhan pelaku usaha kuliner,...
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh...
18 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 10.00–13
18 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 10.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di wilayah pesisir Semarang dan Perairan Semarang–Demak terjadi pada Kamis (18/6/2026) antara pukul 10.00 hingga...
Cuaca di Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 18 Juni 2026, diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan masih berpotensi terjadi secara tidak merata pada sore hingga awal malam di kawasan pegunungan dan dataran tinggi. Suhu udara diperkirakan mencapai 34 derajat Celsius dengan kelembapan berkisar 50–80 persen.
18 Juni 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Didominasi Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Wilayah Pegunungan
Cuaca di Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 18 Juni 2026, diprakirakan cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan masih berpotensi terjadi...
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Salatiga Menggugat menggelar demonstrasi di depan DPRD Kota Salatiga, Rabu (17/6/2026), untuk menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan nasional dan...
Muat Lebih

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab