URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar psikotes bagi siswa, guru, dan orang tua pada hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Salatiga sebagai langkah memetakan bakat, minat, karakter, serta gaya belajar peserta didik. Program kolaborasi dengan Nala Dinamika dan Di Hive ini bertujuan membangun pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan siswa melalui sinergi antara sekolah, keluarga, dan peserta didik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter

MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter

MPLS di SMA Sainstek Salatiga, Siswa dan Guru ikuti Psikotes untuk Penguatan Karakter

Siswa di SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga saat ikuti Psikotes (Foto Arief Rasika)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Hari kedua, pelaksanaan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) dikota Salatiga umumnya dilakukan dengan pengenalan siswa kepada guru dan lingkungan sekolah. Namun berbeda dengan yang dilakukan oleh SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga. Dimana pihak sekolah justru mengambil langkah strategis untuk mengenali potensi peserta didik melalui kegiatan psikotes yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua. Cara ini jarang dilakukan oleh sekolah lain yang ada dikota Salatiga.

SMA Sainstek yakin jika hal ini bagian dari upaya sekolah dalam memetakan bakat, minat, karakter, serta gaya belajar siswa agar proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan sesuai kebutuhan masing-masing anak.

Kepala Sekolah SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga, Sutomo, M.Ag, mengatakan psikotes ini merupakan langkah awal yang positif untuk membangun sistem pembelajaran yang lebih tepat sasaran.

“Ini menjadi modal bagi sekolah dan bapak ibu guru dalam melakukan pemetaan bakat, minat, dan yang paling kami harapkan adalah mengetahui gaya belajar anak yang nantinya bisa kami kembangkan,” ujar Sutomo.

Menurutnya, setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda. Dengan adanya hasil psikotes, guru dapat menentukan pola pembelajaran yang lebih sesuai sehingga potensi siswa dapat berkembang secara maksimal.

“Kami ingin bagaimana konsep mindful, meaningful, dan joyful dapat benar-benar diterapkan di SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga. Harapannya, proses dan hasil pembelajaran bisa optimal sesuai harapan orang tua maupun siswa,” jelasnya.

Tak hanya siswa, kegiatan psikotes tersebut juga menyasar para guru. Sutomo menyebut, keterlibatan guru menjadi bagian penting agar tercipta keselarasan antara karakter siswa dan metode pembelajaran yang diterapkan.

“Guru juga harus terus melakukan evaluasi dan introspeksi. Karena gaya pembelajaran yang disampaikan guru akan menjadi bahan evaluasi berkelanjutan agar siswa dan guru memiliki pola pembelajaran yang selaras,” ungkapnya.
Senada, Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Salatiga, Sugiman, mengapresiasi langkah SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga yang menggelar psikotes tersebut.

Menurutnya, asesmen awal sangat penting agar sekolah dan guru memahami karakteristik setiap peserta didik.

“Dari 42 anak tentu memiliki karakteristik yang beragam. Namun jika guru mengetahui kondisi mereka, maka layanan pendidikan yang diberikan bisa lebih maksimal sesuai kemampuan dan kebutuhan siswa,” tutur Sugiman.

Melalui kegiatan ini, SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga berharap mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan mendukung setiap siswa untuk berkembang sesuai potensinya.

Sementara itu, Direktur Nala Dinamika, Anggit K. Wisuda mengatakan kegiatan tersebut merupakan program kolaborasi antara Nala Dinamika dan Di Hive yang fokus pada layanan psikologi, pendidikan, serta perkembangan anak.

Dalam kegiatan ini, pihaknya melakukan asesmen terhadap siswa, guru, dan orang tua untuk membangun ekosistem pendidikan yang melibatkan seluruh pihak.

“Untuk siswa ada empat aspek yang diukur, yakni intelegensi, bakat minat, kepribadian, dan gaya belajar. Sedangkan untuk guru dan orang tua memiliki instrumen asesmen yang berbeda,” kata Anggit.

Ia menambahkan, tujuan utama kegiatan tersebut bukan hanya mengetahui hasil tes, tetapi membangun sinergi antara sekolah, keluarga, dan peserta didik.

“Kami ingin membentuk ekosistem pendidikan yang baik, sehingga tujuan yang ingin dicapai menjadi tujuan bersama antara sekolah, orang tua, dan siswa,” ujarnya.

– Ketua Dikdasmen Salatiga, Sugiman
– Anggit K. Wisuda

BACA JUGA :

Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga