URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana

Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana

Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana

suasana wisuda UIN Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ada yang beda saat gelaran Wisuda ke-12 yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (24–25/7/2026) di UIN Salatiga, karena pada kesempatan itu, Universitas Islam Negeri Salatiga membuktikan hadirnya kesetaraan akses pendidikan tinggi Islam yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Pada kesempatan itu, ada dua mahasiswa difabel (tunadaksa dan tunanetra) yang sukses meraih gelar sarjana.

Hal tersebut sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama RI yang mengusung keberlanjutan Pendidikan Islam Inklusif, khususnya sejak masa Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Kehadiran lulusan difabel tersebut menjadi bukti bahwa UIN Salatiga tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga siap menjadi ruang tumbuh yang ramah dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

Rektor UIN Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy menegaskan bahwa kelulusan kedua mahasiswa difabel itu merupakan wujud konkret dari komitmen kampus dalam menyediakan fasilitas dan ekosistem pembelajaran yang aksesibel bagi semua.

“Pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara. Kelulusan kawan-kawan difabel hari ini membuktikan bahwa UIN Salatiga menaruh perhatian penuh pada layanan pendidikan yang inklusif. Kami juga memastikan agar mereka bisa berkembang, berprestasi dan siap memberi dampak nyata di masyarakat,” ujarnya di sela-sela prosesi wisuda.

Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa keberhasilan itu selaras dengan arah kebijakan Kemenag dalam mengelola perguruan tinggi, yakni mewujudkan lembaga pendidikan tinggi yang humanis, bermartabat, dan berdaya saing. Integrasi Asta Protas Kemenag dalam tata kelola kampus memastikan hadirnya layanan yang ramah disabilitas, pendampingan sebaya (peer tutoring), hingga penyediaan materi belajar yang memadai.

Kelulusan mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 UIN Salatiga tersebut mengirimkan pesan kuat kepada publik bahwa pendidikan Islam di Indonesia terus bertransformasi menjadi kekuatan inklusif yang memanusiakan manusia, membongkar stigma keterbatasan, serta mencetak SDM unggul yang berkontribusi langsung bagi kemajuan masyarakat.

Ketua Panitia Wisuda, Prof. Miftahuddin, dalam laporannya menyebutkan bahwa pada wisuda ke-12 tersebut ada 55 wisudawan lulus dari program pascasarjana, dan 1244 wisudawan lulus dari program sarjana strata satu.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan mengatakan UIN Salatiga telah mewisuda sebanyak 29.701 mahasiswa yang tersebar di berbagai tempat, “Sejak masih berstatus sebagai Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di Salatiga hingga hari ini, sudah ada sebanyak 29.701 orang yang lulus dari UIN Salatiga.” Ujarnya

BACA JUGA :

Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo
Organisasi kemanusiaan Sugihan Peduli menyalurkan 12.000 liter air bersih menggunakan delapan armada tangki kepada warga Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, pada Selasa (4/8/2026). Bantuan diberikan sebagai respons atas krisis air bersih akibat musim kemarau yang menurunkan debit sumur dan mata air, sekaligus untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga distribusi berlangsung sampai malam hari.
Ringankan Beban Warga saat Kemarau, Sugihan Peduli Salurkan Ribuan Liter Air Bersih ke Dusun Jagir
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved