URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026

Verifikator SPMB melakukan verifikasi data calon murid yang hendak mendaftar ke SMP Negeri 2 Ungaran, Rabu (3/6/2026). Foto: win
Verifikator SPMB melakukan verifikasi data calon murid yang hendak mendaftar ke SMP Negeri 2 Ungaran, Rabu (3/6/2026). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang memperketat proses verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keabsahan dokumen yang digunakan calon peserta didik dalam jalur prestasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, M. Taufiqur Rahman, mengatakan tingginya jumlah piagam yang harus diverifikasi membuat petugas bekerja hingga malam hari.

“Pengalaman kemarin, verifikasi piagam di jalur prestasi menumpuk. Sampai pukul 20.00 masih ada sekitar 400 piagam yang harus diverifikasi. Karena itu kami menambah kekuatan petugas agar proses verifikasi berjalan lancar,” ujarnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Kamis (4/6/2026).

Menurut Taufiq, verifikasi piagam menjadi bagian penting dalam seleksi jalur prestasi karena nilai piagam akan diakumulasikan dengan nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Selain itu, verifikasi juga bertujuan mengantisipasi penggunaan piagam aspal atau tidak sesuai ketentuan.

Ia menjelaskan, hanya piagam dari ajang yang memenuhi kriteria prestasi yang telah ditetapkan secara berjenjang yang dapat diakomodasi. Karena itu, seluruh dokumen harus melalui proses pemeriksaan dan sinkronisasi data.

“Misalnya pada kegiatan kepramukaan ada istilah tergiat satu atau tergiat dua, sementara dalam sistem yang digunakan berbasis juara. Hal-hal seperti itu harus kami sinkronkan terlebih dahulu,” katanya.

Taufiq mengungkapkan minat pendaftar melalui jalur prestasi cukup tinggi. Jalur ini juga terbuka bagi calon peserta didik dari luar Kabupaten Semarang. Namun apabila terdapat nilai akhir yang sama, prioritas tetap diberikan kepada peserta yang berdomisili lebih dekat dengan sekolah tujuan. Meski proses verifikasi masih berlangsung, hingga saat ini pihaknya belum menemukan indikasi penggunaan piagam palsu.

“Belum ada temuan piagam palsu. Yang kami lakukan saat ini lebih kepada memastikan kesesuaian jenis prestasi dan dokumen pendukungnya,” jelasnya.

Untuk jenjang SMP, Disdikbudpora mencatat total kuota penerimaan mencapai 12.307 siswa. Hingga tahap awal pendaftaran, jumlah calon peserta didik yang telah mendaftar mencapai 10.719 orang.

Sementara itu, pada jenjang SD masih terdapat sejumlah jalur yang belum memiliki pendaftar, terutama jalur mutasi di beberapa wilayah pedesaan. Jika kuota pada jalur tertentu tidak terpenuhi, Disdikbudpora akan melakukan pengalihan kuota ke jalur lain sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau jalur mutasi belum terpenuhi, nanti dialihkan ke jalur domisili. Kalau masih belum terpenuhi juga, masa pendaftaran bisa diperpanjang,” terangnya.

Disdikbudpora juga membuka layanan pengaduan dan pendampingan bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran daring. Salah satu persoalan yang sempat ditemukan adalah kesalahan titik koordinat sekolah yang muncul di lokasi tidak semestinya.

“Kemarin ada satu SD yang titik lokasinya terbaca di tengah laut. Setelah diketahui, langsung kami lakukan pembenahan,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved