URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman

Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman

Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman

Para pencari kerja berburu lowongan pekerjaan dalam kegiatan Job Fair 2026 Kabupaten Semarang yang digelar oleh Disnaker setempat, Rabu (3/6/2026). Foto: win
Para pencari kerja berburu lowongan pekerjaan dalam kegiatan Job Fair 2026 Kabupaten Semarang yang digelar oleh Disnaker setempat, Rabu (3/6/2026). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Ribuan pencari kerja memadati Job Fair Kabupaten Semarang 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Semarang. Mayoritas peserta merupakan lulusan baru (fresh graduate) yang tengah berburu pekerjaan dari berbagai sektor.

Salah satu pencari kerja, Mila Fitriana, mengaku baru lulus dari program studi S1 Fisika dan saat ini aktif mencari pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Dalam ajang job fair tersebut, ia telah memasukkan beberapa lamaran ke sejumlah perusahaan.

“Sudah memasukkan dua sampai tiga CV. Tertarik ke posisi HRD, maupun operator,” ujarnya ditemui saat kegiatan Job Fair 2026 di halaman parkir Kantor Disnaker Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026).

Menurut Mila, tantangan terbesar yang dihadapi lulusan baru saat mencari pekerjaan adalah persyaratan pengalaman kerja yang masih banyak diterapkan perusahaan.

“Banyak lowongan yang mensyaratkan pengalaman kerja. Padahal sebagai fresh graduate, pengalaman kami paling dari kegiatan magang,” katanya.

Ia mengaku mulai mencari pekerjaan setelah menyelesaikan skripsi beberapa waktu lalu. Selain harus bersaing dengan pelamar yang telah berpengalaman, dirinya juga harus bersaing dengan lulusan dari berbagai jenjang pendidikan.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Semarang, M. Taufiqur Rahman, mengatakan Job Fair 2026 diikuti oleh 26 perusahaan dari berbagai sektor, mulai garmen, pariwisata, perbankan hingga kesehatan.

“Total lowongan kerja yang tersedia sebanyak 6.969 posisi dari 26 perusahaan yang ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Hingga pelaksanaan kegiatan, tercatat sebanyak 2.862 pencari kerja telah mendaftar secara daring untuk mengikuti job fair tersebut. Ia mengakui masih ada sejumlah perusahaan yang mensyaratkan pengalaman kerja. Namun, banyak pula perusahaan yang membuka kesempatan bagi pelamar tanpa pengalaman.

“Para pencari kerja bisa menyesuaikan dengan lowongan yang tidak mensyaratkan pengalaman terlebih dahulu,” katanya.

Menurutnya, salah satu persoalan yang kerap muncul adalah ketidaksesuaian kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan. Untuk mengatasi hal tersebut, Disnaker menyediakan berbagai program pelatihan guna meningkatkan keterampilan pencari kerja.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Semarang pada tahun 2025 mencapai 3,67 persen atau sekitar 25.070 orang. Meski demikian, Taufiq menilai ketersediaan lowongan kerja saat ini sebenarnya cukup besar. Bahkan jumlah lowongan yang tersedia jauh lebih banyak dibandingkan jumlah pencari kerja yang mengikuti job fair.

“Kalau data kami, justru lokernya banyak. Dari 2.862 pencari kerja yang mendaftar, lowongan yang tersedia mencapai 6.969. Kadang pencari kerja masih memilih-milih pekerjaan yang diinginkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagian pencari kerja menginginkan perusahaan tertentu yang mensyaratkan pengalaman kerja, sementara mereka sendiri belum memiliki pengalaman yang cukup.

“Harusnya menyesuaikan dulu dengan pekerjaan yang tersedia agar bisa memperoleh pengalaman kerja,” katanya.

Disnaker memastikan minat masyarakat terhadap pelaksanaan job fair tetap tinggi. Hal itu terlihat dari tingginya jumlah peserta yang mendaftar, yang masih didominasi oleh kalangan usia produktif dan lulusan muda.

“Peminatnya tetap ramai. Bahkan yang menjadi keterbatasan justru jumlah stan perusahaan yang tersedia,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta hingga Juni 2026, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan jumlah pengguna terbesar ketiga secara nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan pembayaran digital, sementara jumlah merchant QRIS mencapai 4,52 juta dan menjadi yang terbesar keempat secara nasional.
Pengguna QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta, Terbesar Ketiga Nasional
Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
Perekonomian Jawa Tengah tetap tumbuh pada triwulan II 2026 dengan dukungan konsumsi rumah tangga, investasi, industri pengolahan, dan perdagangan. Konsumsi tumbuh 4,31 persen, investasi 8,84 persen dengan realisasi Rp25,53 triliun, industri pengolahan 5,03 persen, dan perdagangan 7,52 persen. Sektor akomodasi dan makan-minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 12,80 persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh, Industri dan Perdagangan Jadi Penopang
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved