KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ikuti Retreat di Akmil Magelang, Wawali Nina Berharap bisa Membawa Manfaat Bagi Salatiga

Ikuti Retreat di Akmil Magelang, Wawali Nina Berharap bisa Membawa Manfaat Bagi Salatiga

Ikuti Retreat di Akmil Magelang, Wawali Nina Berharap bisa Membawa Manfaat Bagi Salatiga

Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, menghadiri retreat kepala daerah yang diselenggarakan di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan visi dan misi antara pemerintah pusat dan daerah agar program-program yang dicanangkan dapat berjalan sukses.
Foto dok IST
Suasana Retreat di Magelang

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, turut berpartisipasi dalam retreat kepala daerah yang diselenggarakan di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan visi dan misi antara pemerintah pusat dan daerah, sebagaimana diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, bahwa retreat ini dirancang untuk menyamakan visi para kepala daerah dengan pemerintah pusat agar program-program yang dicanangkan dapat berjalan sukses di daerah.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Mahendra, menyebutkan bahwa retreat ini diperlukan untuk sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah, memastikan seluruh kepala daerah memiliki perspektif yang sama dalam menjalankan program-program pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Nina Agustin menyatakan rasa syukurnya dapat mengikuti retreat ini.

“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti retreat kali ini. Saya bisa bertemu dan bertukar pikiran dengan kepala daerah dari berbagai wilayah. Harapannya, apa yang menjadi visi dan misi dari pemerintah pusat bisa sejalan dengan pemerintah daerah. Pemerintah daerah pun bisa lebih fokus untuk kemajuan daerahnya, sehingga target-target dari pemerintah bisa terlaksana dengan baik,” ungkapnya melalui siaran pers.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa pertemuan ini menjadi kesempatan emas bagi kepala daerah untuk membangun jejaring kerja sama dan memperkuat sinergi dalam menjalankan kebijakan yang lebih efektif di daerah masing-masing.

“Dengan adanya pertemuan seperti ini, kami bisa lebih memahami arah kebijakan nasional dan bagaimana daerah bisa berkontribusi secara maksimal. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar pembangunan berjalan lancar dan semoga masyarakat Salatiga dapat merasakan manfaatnya secara langsung.” Tambahnya.

Retreat kepala daerah ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, memastikan implementasi program-program strategis berjalan efektif, dan mencapai tujuan pembangunan nasional secara menyeluruh.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]