KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Indra Mardiana, Kapolres Salatiga Jabat Ketum Bulan Dana PMI Salatiga

Indra Mardiana, Kapolres Salatiga Jabat Ketum Bulan Dana PMI Salatiga

Indra Mardiana, Kapolres Salatiga Jabat Ketum Bulan Dana PMI Salatiga

Kapolres Salatiga, Indra Mardiana sesaat setelah dikukuhkan menjadi ketua umum. Bulan dana PMI Salatiga 2022

PMI Salatiga mematangkan persiapan penarikan dana sana dari masyarakat dalam bentuk Bulan dana PMI tahun 2022. Persiapan ini diwujudkan dalam bentuk rapat koordinasi pencanangan Bulan Dana PMI tahun 2022 di markas PMI Salatiga, Rabu (24/8).

Dalam kesempatan itu, diserahkan Surat Keputusan Wali Kota Salatiga Nomor 468-05/419/2022 yang menetapkan Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana sebagai Ketua Umum Tim Penyelenggara Pengumpulan Uang dalam Bulan Dana PMI Kota Salatiga Tahun 2022.

AKBP Indra Mardiana dalam rapat itu menyatakan siap mengemban tugas yang diamanatkan Wali Kota Salatiga. Karenanya, ia mengajak semua pihak bersinergi dan bekerja sama untuk mencapai target perolehan dana. Sejauh ini, target secara pasti pencapaian dana itu belum ditetapkan, karena masih dalam tahap pematangan dengan meminta masukan dari berbagai unsur.

“Mohon kerja sama semu pihak, terkait dengan penggalangan atau Bulan Dana yang akan berlangsung pada periode I pada Sepetember-Oktober dan periode 2, November 2022. Semoga target perolehan dana dalam Bulan Dana PMI ini tercapai,” kata AKBP Indra.

Menurut Kapolres Indra, penggalangan dana dalam bulan dana PMI merupakan tradisi tahunan. Ia berharap semua pihak ikhlas menyumbangkan sebagian uangnya , untuk kegiatan kemanusiaan. Karena, dana yang terkumpul nanti, akan diserahkan kepada PMI untuk penanganan kegiatan kemanusiaan.

“Dalam pepatah, berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing. Niat kita ikhlas dan tulus untuk menyikapi Bulan Dana PMI Salatiga. Sudah ada rincian dana, dan mohon masukan, saran, sehingga target ini bisa terpenuhi. Kami akan berupaya semaksimal mungkin, tidak ada penekanan, tetapi ini untuk kegiatan kemanusiaan, ” ucapnya.

Dalam rapat itu dihadiri perwakilan forkopimda, unsur pemerintahan, swasta, perbankan, BUMD, dan masyarakat lainnya. Mereka berpotensi untuk menjadi penyumbang dana untuk program Bulan dana PMI ini.

Ketua PMI Salatiga Muh Haris mengatakan, penarikan dana dari dengan program Bulan Dana PMI ini berdasarkan Surat Pengurus PMI Provinsi Jateng Nomor 0092/KEP/PMI-Jateng/VII/2022 tanggal 3 Februari 2022. Juga Rekomendasi Gubernur Jateng nomor 440/0003885 tentang dukungan penyelenggaraan Bulan dana PMI tahun 2022 Provinsi Jateng. Juga Surat Ketua PMI Kota salatiga Nomor 657/BD/VI/2022 tanggal 12 Juli 2022 Hal permohonan Izin penyelenggara Bulan dana PMI Kota salatiga tahun 2022.

“Kami berharap dukungan dan kolaborasi semua pihak untuk mencapai target yang diinginkan,” kata mantan Wakil Wali Kota Salatiga ini.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]