URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Grand Wahid Hotel Salatiga menggelar kegiatan donor darah terbuka untuk umum pada Rabu, 7 Agustus 2024 di area lobi hotel dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh Ketua PMI Kota Salatiga, Muh Haris, bersama General Manager Grand Wahid Hotel Salatiga, Emawati, serta tamu hotel dan berbagai instansi seperti Korem Salatiga, Satpol PP Salatiga, Ikatan Wanita Bank Jateng, karyawan Bank CIMB Niaga, dan Duta Wisata Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Grand Wahid Hotel Gelar Donor, Berhasil Kumpulkan 79 Kantong Darah

Grand Wahid Hotel Gelar Donor, Berhasil Kumpulkan 79 Kantong Darah

Grand Wahid Hotel Gelar Donor, Berhasil Kumpulkan 79 Kantong Darah

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Grand Wahid Hotel Salatiga menggelar kegiatan donor darah terbuka untuk umum pada Rabu, 7 Agustus 2024 di area lobi hotel dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh Ketua PMI Kota Salatiga, Muh Haris, bersama General Manager Grand Wahid Hotel Salatiga, Emawati, serta tamu hotel dan berbagai instansi seperti Korem Salatiga, Satpol PP Salatiga, Ikatan Wanita Bank Jateng, karyawan Bank CIMB Niaga, dan Duta Wisata Kota Salatiga.
Foto dok IST
Managemen GWHS berfoto bersama dengan ketua PMI Kota Salatiga Muh Haris. Didampingi oleh General Manager Grand Wahid Hotel Salatiga Emawati.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke – 79 , Grand Wahid Hotel Salatiga kembali menggelar Donor Darah yang terbuka untuk umum, Rabu 7 Agustus 2024 di Area Loby Grand Wahid Hotel Salatiga. Kegiatan sosial ini dilaksanakan mulai Pukul 08.00 – 13.00 WIB.

Dalam kegiatan kali ini juga di hadiri oleh ketua PMI Kota Salatiga, Muh Haris. Didampingi oleh General Manager Grand Wahid Hotel Salatiga Emawati bersama manajemen GWHS.

Kegiatan donor darah juga diikuti oleh tamu hotel GWHS dan berbagai instansi, seperti Anggota Satuan Korem Salatiga, Satpol PP Salatiga, Ikatan Wanita Bank Jateng,Karyawan Bank CIMB Niaga, dan Duta Wisata Kota Salatiga.
Dalam rilis yang diterima Rasika FM, Marcomm GWHS Dody Rummata menyebut, dalam kegiatan donor darah Kali ini berhasil terkumpul sejumlah 79 kantong darah.

Sejumlah anggota TNI dan tamu hotel saat sedang ikuti donor darah

“Kebetulan darah yang didapat angkanya bisa sesuai dengan angka Umur 79 tahun Indonesia merdeka. Selain donor darah dari PMI Salatiga, para pendonor juga bisa melakukan pengecekan kesehatan seperti tes Gula Darah dan Asam Urat yang dilakukan oleh RS. AT-TIN Bawen”. Ujar Dody

Menurutnya Kegiatan donor darah seperti ini sudah sering dilakukan oleh Forum Karyawan Grand Wahid Hotel Salatiga, dimana biasa dilakukan 3 kali dalam setahun.

BACA JUGA :

Astra Infra melalui Resta Pendopo meresmikan Resta SAE Ruang Temoe di Resta Pendopo KM 456 Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2026), sebagai ruang inklusif bagi UMKM difabel dan neurodivergen. Program ini bertujuan memperluas akses pemasaran produk kreatif, mendorong kemandirian ekonomi, serta mendukung keberagaman dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang.
Resta Pendopo KM 456 Luncurkan 'Ruang Temoe', Wadah Karya Spektakuler Difabel
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu Hadi Mulyono, warga Desa Gondangmanis, Kudus, mewujudkan impian memiliki rumah layak setelah 25 tahun. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung hasil program tersebut, Senin (29/6/2026), seraya menegaskan perbaikan RTLH menjadi strategi pengentasan kemiskinan yang berlanjut dengan target 5.000 unit rumah pada 2026.
Dulu Kebanjiran dan Nyaris Roboh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Berdiri Kokoh Berkat Bantuan RTLH
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga
Dinas Sosial Kabupaten Semarang mengungkap sejarah berkembangnya kawasan Tegal Panas dan Gembol yang kini dikenal sebagai lokasi karaoke dan praktik prostitusi terselubung. Kepala Dinsos Istichomah menjelaskan, Jumat (26/6/2026), kedua kawasan bermula dari warung bagi pengguna jalan dan sopir truk, lalu berkembang menjadi usaha hiburan tanpa izin. Dinsos berfokus pada pendampingan penyintas HIV/AIDS, pelatihan keterampilan, serta penanganan dampak sosial, sementara penertiban menjadi kewenangan Satpol PP.
Kawasan Tegal Panas dan Gembol Tak Berizin, Dinsos Fokus Dampingi Warga Binaan dan Terdampak Sosial
Pemerintah Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan layak kepada 121 anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu di Kantor Dinsos Kabupaten Semarang, Kamis (25/6/2026). Bantuan hasil kolaborasi Dinas Sosial dengan Sentra Antasena Kementerian Sosial ini diberikan kepada anak-anak penerima kategori desil 1 hingga 5 untuk mendukung kebutuhan sekolah, kesehatan, dan kesejahteraan mereka bertepatan dengan momentum Muharam.
Momentum 10 Muharam, 121 Anak Yatim dan Kurang Mampu di Kabupaten Semarang Terima Bantuan Kemensos

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi