KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kabupaten Semarang Targetkan Lima Emas di Ajang PON XX Papua

Kabupaten Semarang Targetkan Lima Emas di Ajang PON XX Papua

Kabupaten Semarang Targetkan Lima Emas di Ajang PON XX Papua

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan uang saku secara simbolis saat pelepasan atlet asal Kabupaten Semarang pada ajang PON XX Papua di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Sabtu (18/9/2021). (Foto/IST)

UNGARAN – Sebanyak 28 atlet dari Kabupaten Semarang akan memperkuat kontingen Jawa Tengah pada ajang PON XX di Papua. Mereka dilepas oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Sabtu (18/9/2021) dengan ditandai penyerahan uang saku bagi para atlet dan pelatih.

Dalam sambutannya, Ngesti berpesan agar para atlet bisa menjaga performa saat tampil di ajang perhelatan olahraga nasional itu. “Jaga kondisi dan kemampuan bertanding untuk membawa nama baik Kabupaten Semarang. Di Papua lebih panas udaranya sehingga para atlet harus menjaga kesehatan agar dapat bertanding maksimal,” katanya.

Dalam hal ini Pemkab Semarang menyediakan dana Rp820 juta untuk uang saku atlet dan pelatih serta juri. Diharapkan dukungan itu dapat memotivasi para atlet agar bisa bertanding sebaik mungkin.

Sementara Ketua KONI Kabupaten Semarang Henky Prasetyo menjelaskan pihaknya optimis para atlet dapat berprestasi maksimal di ajang nasional itu.

“Ada lima cabang olahraga yang berpeluang besar menyumbang medali medali emas untuk kontingen Jawa Tengah. Diantaranya cabang karate, wushu, anggar, tae kwondo dan paralayang. PON Jabar kemarin kita menyumbang empat medali emas. Kali ini optimis bisa bawa pulang lima medali emas,” ungkapnya.

Sebagai informasi, 28 atlet itu akan bertanding di 12 cabang olahraga dan didampingi 10 pelatih dan juri. Cabang olahraga yang diikuti diantaranya basket, aerosport, atletik, muaythai, hoki, sepak bola dan angkat besi. (win/diskominfo kab semarang)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]