KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kementerian Sosial Serahkan Data Penerima Bansos Pangan

Kementerian Sosial Serahkan Data Penerima Bansos Pangan

Kementerian Sosial Serahkan Data Penerima Bansos Pangan

Kementerian Sosial telah menyerahkan data penerima bantuan sosial (bansos) pangan kepada Pemerintah setelah mendapat permintaan. Total ada 21.353.000 penerima bansos yang telah tercatat dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Proses penyaluran bansos pangan diperlukan untuk menekan inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga pangan menjelang hari besar keagamaan seperti Ramadhan dan Idul Fitri.
Istimewa
Tri Rismaharini (Risma) Menteri Sosial

Kementerian Sosial telah menyerahkan data 21.353.000 penerima bantuan sosial (bansos) yang telah tercatat di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) untuk menerima bansos pangan.

Tri Rismaharini Menteri Sosial ditemui di Jakarta, Senin (20/3/2023) malam mengatakan pihaknya telah menyerahkan data tersebut dua hari setelah datangnya permintaan.

Alasan Mensos Risma menyelesaikan permintaan data penerima bansos tersebut dalam dua hari, karena membutuhkan waktu untuk menunggu pemerintah daerah melakukan perbaikan data khusus untuk triwulan I.

“Jadi surat itu, dua hari setelah masuk, saya langsung perbaiki surat itu selama dua hari untuk menyelesaikan itu. Sekarang sudah saya serahkan,” ujar Mensos Risma.

Setelah menyerahkan data, Mensos Risma menekankan proses penyaluran bansos pangan sudah tidak menjadi kewenangannya.

Sebelumnya, Pemerintah akan menyalurkan bansos  berupa bantuan besar, telur dan ayam yang akan diberikan selama tiga bulan jelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2023.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bansos tersebut diperlukan guna menekan inflasi yang dipicu kenaikan harga pangan menjelang hari besar keagamaan.

Adapun saat ini regulasi mengenai penyaluran bansos  tengah disusun oleh pemerintah.

Pemberian bansos diutamakan pada desa-desa yang mendapatkan PKH dan BPNT. Airlangga mengharapkan bansos pangan dapat segera diberikan kepada masyarakat pada Maret, April, dan Mei 2023.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]