KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Komunikasi dan Koordinasi Pelajar, Ortu dan Pendidik Wajib, Demi Mengembalikan Marwah Pendidikan

Komunikasi dan Koordinasi Pelajar, Ortu dan Pendidik Wajib, Demi Mengembalikan Marwah Pendidikan

Komunikasi dan Koordinasi Pelajar, Ortu dan Pendidik Wajib, Demi Mengembalikan Marwah Pendidikan

Pj Walikota Salatiga saat membuka konferensi PGRI

Membangun koordinasi dan komunikasi baik internal dan eksternal antara anak didik, pengajar dan orang tua murid penting dilakukan. Hal tersebut harus didorong bersama-sama guna menciptakan dunia pendidikan yang baik dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga usai membuka Konferensi Kerja tahun ke-2 masa bakti XXII PGRI Kota Salatiga di Hotel Le Beringin Kota Salatiga, Jumat(21/07/2022). Menurutnya, kreativitas harus terus dibangun dengan menumbuhkan komunikasi, karena pembelajaran selama dua tahun kita sempat mengalami pembelajaran secara daring. Namun diakui, saat ini yang kondisinya sudah mulai membaik.

“Ayo kita bangkit terutama dalam proses belajar mengajar dan menjadi tolak ukur bagi kita untuk mengembalikan marwah pendidikan kita, bagaimana proses belajar dan mengajar kita kedapannya,”jelas Sinoeng.

Dirinya menambahkan, soal mendidik atau mengajar sebaiknya tidak hanya dilakukan di dalam kelas saja, namun harus dilakukan di luar kelas.

“Silahkan untuk anak didik bisa belajar study banding ke pemkot dan dinas masing-masing dan itu lebih penting. Hal ini harus kita mulai dari anak-anak TK, SD untuk datang ke balaikota, untuk membangun komunikasi,”tambahnya.

Selain itu, komunikasi terhadap orang tua siswa harus dibangun juga. Tanggungjawab dalam memberikan pengajaran kepada anak didik tidak hanya guru saja, namun harus juga dilakukan orang tua siswa.

“Jangan dipasrahkan ke guru saja. Komunikasi ini yang akan kita dorong bersama-sama. Wali murid dan guru harus bersama-sama. Komunikasi harus dibangun dengan baik antara anak didik, guru(pengajar) maupun orang tua murid,”tegasnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]