KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Lestarikan Budaya Jawa, SMPIT Nidaul Hikmah Luncurkan “Sehari Berbahasa Jawa”

Lestarikan Budaya Jawa, SMPIT Nidaul Hikmah Luncurkan “Sehari Berbahasa Jawa”

Lestarikan Budaya Jawa, SMPIT Nidaul Hikmah Luncurkan “Sehari Berbahasa Jawa”

Siswa SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga resmi meluncurkan program “Sehari Berbahasa Jawa” yang berlangsung pada Kamis (7/9) di Aula Sekolah. Acara ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk nguri-uri (melestarikan) budaya Jawa, khususnya dalam hal penggunaan bahasa Jawa di lingkungan pendidikan.

Kegiatan launching dihadiri oleh seluruh siswa, dewan guru, dan tenaga kependidikan. Kepala Sekolah SMPIT Nidaul Hikmah, Imam Wijayanto, S. PdI., menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap bahasa daerah sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

“Melalui program ini, kami ingin mengenalkan kembali kepada siswa betapa kayanya budaya Jawa, salah satunya melalui bahasa. Bahasa Jawa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan sopan santun,” ujarnya.

Selama program berlangsung, seluruh aktivitas pembelajaran dan komunikasi antar warga sekolah menggunakan bahasa Jawa. Guru dan siswa diajak untuk aktif menggunakan bahasa Jawa sesuai tingkat kesopanan yang tepat, mulai dari ngoko, madya, hingga krama.

Melalui program “Sehari Berbahasa Jawa”, SMPIT Nidaul Hikmah berharap dapat menumbuhkan kesadaran dan kebanggaan siswa terhadap bahasa daerah, serta menjadikannya bagian dari pembiasaan positif di sekolah. Ke depan, kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan secara rutin dihari kamis dan menjadi bagian dari budaya sekolah.

Kabar Terkini

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]