KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

“Mageri Kuto” Polres Salatiga Tanam 5000 Pohon Di Blondo

“Mageri Kuto” Polres Salatiga Tanam 5000 Pohon Di Blondo

“Mageri Kuto” Polres Salatiga Tanam 5000 Pohon Di Blondo

RASIKAFM – Sebagai bentuk dukunggan Program Polda Jateng Mageri Segoro yang dilaksanakan seluruh Jajaran Polres yang mempunyai wilayah pantai, namun karena Polres Salatiga tidak mempunyai wilayah pantai maka dilaksanakan Program Mageri Kuto dengan penanaman 5000 Pohon dalam rangka mencegah potensi terjadinya longsor dan upaya membantu pemulihan ekonomi nasional, yang secara simbolis dilaksanakan di Bantaran Kali Blondo Celong Kutowinangun Kidul Tingkir Kota Salatiga, Selasa 12/10/2021.

Kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Primkopti tersebut dihadiri oleh Walikota Salatiga, Kapolres Salatiga, Kasdim Mayorl Inf Masrokan,

[irp posts=”25694″ name=”Selamatkan Bumi dan Kemanusiaan, Ganjar Siap Gaspol Tanam Mangrove”]

Dalam sambutannya Kapolres Salatiga menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan imbangan dari Program yang dilaksanakan oleh Kapolda Jateng dalam Program Mageri Segoro yang dilaksanakan di Kabupaten Demak yang dihadiri Forkopimda Jateng, untuk Polres Salatiga melaksanakan breakdown dengan melaksanakan Program Mageri Kuto dengan penanaman 5000 Pohon, untuk saat ini kita serahkan 1000 pohon kepada Kapolsek Jajaran untuk dilaksanakan penanaman, adapun jenis pohonnya antara lain akasia, trembesi, gayam, tanjung, gamelina dan ketapang kencana, jelas AKBP Indra Marciana

Walikota salatiga, menyampaikan apresiasi atas program mageri kuto yang digagas Kapolres Salatiga, hal ini selaras dengan upaya Pemerintah Kota Salatiga untuk menyediakan ruang terbuka hijau sebesar 30 persen yang saat baru sekitar 17 persen, sehingga dengan program dari Polres Salatiga Mageri Kuto dengan penanaman 5000 pohon bisa mengembalikan Kota Salatiga seperti dulu, sejuk dan adem, ucap Yuliyanto

Kapolres Salatiga saat keterangan media

Selesai penyerahan secara simbolis bibit tanaman kepada para Kapolsek, Jajaran Forkopimda Kota Salatiga menanam pohon tanjung di Bantaran Sungai Blondo Celong.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
[pekok2]