KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Mobil Jatuh Timpa Rumah Warga Candisari Semarang Saat Tidur, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Mobil Jatuh Timpa Rumah Warga Candisari Semarang Saat Tidur, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

Mobil Jatuh Timpa Rumah Warga Candisari Semarang Saat Tidur, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa

SEMARANG – Keluarga Diko Mudjiono (32) warga Tandang Mongkong RT 10 RW 10, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari Kota Semarang dikejutkan dengan adanya mobil jatuh yang menimpa rumahnya saat mereka sedang tidur, Kamis (30/12/2021). Beruntung tak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.

Diko bersama istri dan seorang putrinya awalnya mengira bahwa suara keras yang berasal dari ruangan dapurnya itu adalah robohnya pondasi yang menjadi batas antara perumahan Candi Asri RW 1, Kelurahan Karanganyar Gunung dan Kelurahan Jomblang.

Namun, karena khawatir ada hal yang berbahaya, Diko lantas memeriksa asal suara itu dan melihat mobil bersama supir yang jatuh dari tebing setinggi kurang lebih 7 meter.

“Sekitar jam 7 pagi ketika sedang tidur. Awalnya ngira denger suara batu jatuh itu pelan terus jadi keras. Saya buka pintu ada yang minta tolong,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

“Supir mobil selamat tapi mengalami luka pada bahu bermasalah dan ada luka pada mulut,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RW 1 Samsidin mengatakan, supir mobil lexus yang menimpa rumah warga itu bernama Suwondo warga Perumahan Candi Asri RT 7 RW 1, Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari.

Menurut informasi yang diperoleh warga, inside itu bermula ketika Suwondo hendak memanasi mobil lexus warna hitam bernomor polisi H-7029-MZ di depan rumahnya. Namun, karena mobil tak bisa dinyalakan, roda empat itu malah hilang kendali berjalan mundur dan terprosok ke rumah warga.

“Katanya mobilnya jarang dipake, makanya dipanasi aja. Karena gabisa distater, mobilnya malah mundur dari rumah gang jaraknya 200 meter jatuh dari barat ke timur,” paparnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Dua pengusaha olahan singkong Salatiga, Tony Anindya dari Argotelo dan Hendardi dari singkong keju D-9, menerima penghargaan dari Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar saat kunjungan ke Kampung Singkong Salatiga, Kamis (15/10/2026). Muhaimin mengapresiasi perkembangan produk lokal serta menyatakan kesiapan pemerintah untuk berkolaborasi dengan pelaku usaha dan industri kreatif di Salatiga.
Hadir di Kampung Telo, Muhaimin Iskandar Beri Penghargaan Pengusaha UMKM Salatiga Berbasis Singkong
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
[pekok2]