KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk

Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk

Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk

Petugas bersama warga saat dilokasi penemuan mayat

RASIKAFM.COM | SALATIGA – M (59) penghuni kos di daerah Bugel Salatiga ditemukan meninggal. Laporan mengenai adanya orang meninggal dunia di sebuah kamar kos di wilayah Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, langsung ditindaklanjuti oleh personel kepolisian.

Laporan tersebut diterima melalui Call Center 110 pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 19.21 WIB. Pelapor, Lingga, warga setempat menyampaikan adanya indikasi dugaan seseorang meninggal dunia di wilayah tersebut.

Menerima laporan tersebut, Petugas Piket Pamapta bersama piket fungsi dan personel Polsek Sidorejo segera mendatangi lokasi untuk memastikan informasi sekaligus melakukan tindakan kepolisian.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 18.30 WIB di sebuah kamar kos yang berada di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga. Korban diketahui berinisial M, laki-laki berusia 59 tahun, yang tinggal seorang diri di kamar kos tersebut.

Informasi awal bermula ketika seorang saksi datang ke kamar korban untuk mengingatkan korban makan seperti biasanya. Saat saksi berusaha membangunkan korban, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Saksi juga mencium bau tidak sedap yang cukup menyengat dari dalam kamar.

Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat. Informasi selanjutnya diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Bugel Aipda Budi Nurohman dan dilaporkan ke SPK Polsek Sidorejo.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Sidorejo AKP Sarwoko, S.H., bersama personel Polsek Sidorejo, Unit Inafis Satreskrim Polres Salatiga, Piket Pawas, dan Pamapta Polres Salatiga mendatangi lokasi kejadian.

Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim medis dari Puskesmas Sidorejo Lor juga didatangkan untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap korban.

Dari hasil pemeriksaan medis, ditemukan luka lecet pada bagian lengan tangan kiri dan dada. Namun, berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan maupun kekerasan tumpul pada tubuh korban.

Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar satu hari sebelumnya.

Berdasarkan keterangan saksi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes melitus dan selama ini rutin menjalani pengobatan.

Setelah proses pemeriksaan dan olah TKP selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kota Salatiga menggunakan ambulans PMI Kota Salatiga. Saksi dan Petugas dari Polres Salatiga juga telah menghubungi pihak keluarga korban.

Kapolres Salatiga AKBP Jonathan David Harianthono, menegaskan bahwa kecepatan respons terhadap setiap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

“Laporan masyarakat melalui Call Center 110 menjadi salah satu sarana penting bagi kami untuk dapat segera hadir di tengah masyarakat. Setiap informasi yang masuk akan kami tindak lanjuti sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” tegas AKBP Jonathan David Harianthono.

Ambulance saat evakuasi korban

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
ganjil genap
Menimbang Akhir Era Ganjil-Genap Jakarta
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan bagian tengah dan sekitarnya, sementara risiko kebakaran hutan dan lahan tetap perlu diwaspadai.
06 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Pegunungan Jawa Tengah
[pekok2]