KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Mustaqim Penyuluh Agama Islam Salatiga Peroleh PAI Award Tahun 2023

Mustaqim Penyuluh Agama Islam Salatiga Peroleh PAI Award Tahun 2023

Mustaqim Penyuluh Agama Islam Salatiga Peroleh PAI Award Tahun 2023

[@]Alhamdulillah…… dengan berbekal Kitab Kuning, akhirnya mengantarkan Mustaqim Lolos 10 besar PAI Award Kemenag RI Tahun 2023. Berdasarkan Surat Direktur Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI Nomor B.3569/Dt.III.III/HM/01/8/2023 tanggal 3 Agustus 2023 tentang Pengumuman Daftar Nomine Penyuluh Agama Islam Award Tahun 2023 menetapkan Penyuluh Agama Islam Kota Salatiga, Mustaqim masuk 10 besar Nomine (finalis) PAI Award Tahun 2023 kategori Penegakan Hukum.

Mustaqim, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Argomulyo mengangkat tema Advokasi Kepatuhan Hukum terhadap Panitia Zakat Non Amil melalui Pendekatan Bahtsul Masail.

“ Banyak kepanitiaan zakat di masjid keberadaan mereka belum berstatus amil, padahal ketika belum menjadi amil, keabsahan zakat yang diberikan oleh muzakki (orang yang membayar zakat) masih bergantung pada pengelolaan dan penasarufan mereka”, tuturnya.

Sebagian mereka bahkan belum mengetahui esensi amil secara syar’iy. Oleh karena itu, ia perlu melakukan pendampingan dan bimbingan penyuluhan dengan cara mendatangi secara langsung di beberapa masjid yang di dalamnya terdapat kepanitiaan zakat untuk kemudian akan diberikan penjelasan secara komprehensif terkait hal tersebut.

“Berbagai persoalan akan muncul ketika panitia zakat belum menjadi amil. Misalnya, dalam hal mencampurkan beras, menjual beras baik untuk kepentingan operasional atau kepentingan lainnya, menyimpan beras atau menunda memberikannya kepada mustahiq hingga bulan Ramadhan usai.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, solusinya adalah dengan menjadi amil. Untuk itu, saya perlu memberikan advokasi kepatuhan hukum melalui pendekatan bahtsul masail”, lanjutnya.

Memang tidak mudah memberikan pengertian dan penyadaran kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan zakat di tangan amil. Namun, Penyuluh yang juga sekaligus dosen di UIN Salatiga ini mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat secara argumentasi ilmiah berbasis kajian fiqh.
Berbekal keilmuan yang ia miliki, alumni Pondok Pesantren Sunan Giri ini perlahan mampu memberikan pendampingan kepada panitia zakat non amil hingga bersedia mengurus SK UPZ (Unit Pengumpulan Zakat).

Dukungan dari berbagai pihak hingga Ketua Baznas Kota Salatiga pun telah dikantongi, Ari Hidayah Iswanto, mendukung upaya ini, Ia berhadap dengan adanya advokasi kepatuhan hukum melalui pendekatan bahtsul masail ini dapat ikut meningkatkan kesadaran masyarakat secara luas untuk membayar zakat melalui amil.

kegembiraan yang sama turut terpancar dari Kakankemenag Salatiga, Wiharso, turut bangga atas keberhasilan yang diraih Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kankemenag Salatiga.

“Selamat Kepada Mustaqim yang sejauh ini telah berproses, upaya yang telah dilakukan sangat penting untuk mengedukasi masyarakat agar taat asas dan taat hukum”, ungkap Wiharso.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Salatiga mengungkap dugaan perjudian sabung ayam di kawasan Grogol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Minggu (1/11/2026). Polisi mengamankan enam orang, termasuk pria berinisial R (50) yang diduga menyediakan lahan sekaligus memperoleh uang meja dari aktivitas taruhan. Petugas turut menyita uang taruhan, dua ayam jago, dan sejumlah barang bukti lainnya.
Sediakan Tempat untuk Judi Sabung Ayam, Warga Salatiga Dicokok Polisi
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]