URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kepercayaan masyarakat terhadap kondisi perekonomian Jawa Tengah tetap terjaga pada Mei 2026, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 116,05 yang berada di zona optimistis. Hasil Survei Konsumen menunjukkan masyarakat menilai kondisi pendapatan, peluang kerja, dan daya beli masih baik, sekaligus memiliki harapan positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan penghasilan, dan perkembangan usaha dalam enam bulan mendatang sehingga menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga, IKK Mei 2026 Capai 116,05

Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga, IKK Mei 2026 Capai 116,05

Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga, IKK Mei 2026 Capai 116,05

Mohamad Noor Nugroho Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah
Mohamad Noor Nugroho Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah
featured-img

SEMARANG – Kepercayaan masyarakat Jawa Tengah terhadap kondisi perekonomian masih menunjukkan tren positif. Pada Mei 2026, optimisme konsumen tetap terjaga dan menjadi sinyal bahwa aktivitas ekonomi di berbagai daerah berjalan cukup baik di tengah berbagai tantangan yang ada.

Berdasarkan hasil Survei Konsumen, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Jawa Tengah pada Mei 2026 tercatat sebesar 116,05. Angka tersebut berada di atas level 100 yang menandakan masyarakat masih optimistis terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun prospek ekonomi ke depan.

Capaian tersebut juga sejalan dengan kondisi nasional. Selain itu, tingkat optimisme konsumen di sejumlah kota utama di Jawa Tengah seperti Semarang, Solo, Purwokerto, dan Tegal juga masih berada pada zona optimistis.

Tingginya keyakinan masyarakat tidak lepas dari persepsi positif terhadap kondisi ekonomi saat ini. Hal itu tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang mencapai 108,75 pada Mei 2026. Angka tersebut menunjukkan masyarakat menilai kondisi pendapatan, peluang kerja, serta kemampuan membeli barang tahan lama masih relatif baik.

Kondisi ini menjadi indikasi bahwa daya beli masyarakat Jawa Tengah tetap terjaga. Aktivitas perdagangan, jasa, dan berbagai sektor usaha juga dinilai masih mampu menopang perekonomian daerah.

Tak hanya optimis terhadap kondisi saat ini, masyarakat juga memiliki harapan yang kuat terhadap perkembangan ekonomi dalam beberapa bulan mendatang. Hal tersebut tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) sebesar 123,35.

Nilai IEK yang tinggi menunjukkan masyarakat meyakini penghasilan akan semakin membaik, peluang kerja tetap tersedia, serta kegiatan usaha akan tumbuh lebih positif dalam enam bulan ke depan.

Optimisme yang terus terjaga ini menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah. Kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi diyakini dapat mendorong konsumsi rumah tangga, meningkatkan aktivitas usaha, dan memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi daerah sepanjang tahun 2026.

Dengan keyakinan konsumen yang tetap kuat, Jawa Tengah memiliki peluang besar untuk terus menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

BACA JUGA :

Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026
Optimisme masyarakat Jawa Tengah terhadap perekonomian tetap terjaga pada Juni 2026. Hal itu tercermin dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 113,55 atau berada di zona optimistis. Kondisi tersebut didukung penilaian positif terhadap ekonomi saat ini serta ekspektasi perbaikan pendapatan, peluang kerja, dan aktivitas usaha dalam enam bulan ke depan, sehingga daya tahan konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga pada Juni 2026
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026), BI mengungkap hingga 31 Mei 2026 Indonesia Anti-Scam Centre menerima 579.459 laporan penipuan digital, sehingga masyarakat diminta segera melapor jika menjadi korban agar peluang penyelamatan dana lebih besar.
Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan...
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Seorang penyandang disabilitas asal Kelurahan Kupang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Sugeng, terus mengembangkan usaha kerajinan kuda lumping yang menjadi sumber penghidupan keluarganya. Bantuan...
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga menggelar pasar murah dan layanan cek kesehatan gratis di halaman Kantor Kejari Salatiga, Kecamatan Argomulyo, Rabu (29/7/2026). Kepala Kejari Salatiga Erik Meza Nusantara mengatakan...
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pemerintah Kabupaten Semarang mengalokasikan anggaran Rp12,6 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak 2026 yang akan diikuti 142 desa. Hal itu disampaikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Ungaran, Rabu...
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan...

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Masyarakat Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus melestarikan tradisi Saparan atau merti dusun yang digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini diwujudkan melalui rangkaian ritual adat, open house, serta pertunjukan kesenian sebagai ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan menjaga nilai gotong royong sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
Saparan di Getasan, Tradisi Tahunan yang Hadirkan Suasana Mudik dan 'MBG Swadaya'