KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Banjir Pesanan Souvernir Patung Clay Sintetik Menjelang Imlek

Banjir Pesanan Souvernir Patung Clay Sintetik Menjelang Imlek

Banjir Pesanan Souvernir Patung Clay Sintetik Menjelang Imlek

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Menjelang tahun baru Imlek 2574 Kongzili, pembuat souvernir patung berbahan dasar Clay Sintetik di Salatiga kebanjiran pesanan. Hal ini diakui oleh Joyce pemilik rumah Kreativitas Joy Art jalan Menur Nomor 4, Kecamatan Sidorejo, Salatiga. Joyce mengaku pesanan mulai banyak sejak menjelang perayaan Natal.

“Kayaknya baru saja kemarin Natal. Ini sudah mau Imlek pesanan banyak nggak berhenti ini mas,” kata Joyce saat ditemui Senin (16/1/2023).

Diakuinya menjelang perayaan Imlek ini mayoritas pembelinya adalah pribadi yang memiliki usaha pembuatan hampers untuk Imlek. Souvernir yang diburu adalah patung anak-anak menggunakan pakaian Tionghoa.

“Orang itu kan nggak puas kalau cuma makanan saja. Rata-rata mereka itu minta souvernir juga,” ungkapnya.

Joyce menyebut tahun ini saat perayaan Imlek permintaan naik mencapai 20% dibandingkan tahun lalu. Sebab saat ini sudah tidak pandemi lagi. Kebanyakan pemesanan souvernir patung clay adalah dari kota-kota besar.

“Salatiga malah jarang. Paling sering ya Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Semarang,” bebernya.

Joyce mengaku dalam satu Minggu bisa membuat 200 buah souvernir patung. Produknya dijual mulai dari harga Rp 5.000 untuk souvernir patung kecil hingga Rp 250 ribu untuk patung souvernir berukuran besar dengan diorama.

Selain membuat souvernir patung dari clay sintetik, Joyce juga membuka kelas privat untuk kreativitas. Tidak hanya anak-anak yang ikut kelasnya. Namun pernah juga guru dan dokter yang mengikuti kelas kreativitas miliknya.

“Saya juga buka kelas kreativitas karena ingin membagikan keahlian yang saya bisa ke orang lain,” jelas wanita yang sudah 14 tahun menekuni kerajinan clay itu. (rief)

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
GIIAS Semarang 2026 menyiapkan tiga pilihan parkir bagi pengunjung di Gedung Muladi Dome UNDIP, area belakang SPBU UNDIP, dan sepanjang Jalan Banyu Putih Raya. Parkir utama menampung lebih dari 780 kendaraan, sementara area tambahan berkapasitas hingga 200 kendaraan. Pengunjung dari Jalan Banyu Putih Raya juga mendapat fasilitas shuttle bus gratis.
Ini Tempat Parkir GIIAS 2026 Semarang
[pekok2]