URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sejumlah pengusaha karaoke di Bandungan, Kabupaten Semarang, mengeluhkan kenaikan tarif royalti lagu dari Rp3,6 juta menjadi Rp15 juta per tahun per room yang ditetapkan Perkumpulan Wahana Musik Indonesia (WAMI). Salah satunya, Handika Gusni Rahmulya, pemilik Karaoke Citra Dewi, mengaku menerima tiga kali somasi dan sempat menjalani mediasi di Polda Jateng atas tuntutan pembayaran royalti, Kamis (14/8/2025) di Ungaran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pengusaha Karaoke di Bandungan Keluhkan Royalti Naik hingga Rp15 Juta per Room per Tahun

Pengusaha Karaoke di Bandungan Keluhkan Royalti Naik hingga Rp15 Juta per Room per Tahun

Pengusaha Karaoke di Bandungan Keluhkan Royalti Naik hingga Rp15 Juta per Room per Tahun

Handika, pengusaha karaoke Citra Dewi Bandungan menunjukkan surat somasi yang dilayangkan oleh WAMI atas royalti yang belum dibayarkan, Kamis (14/8/2025). Foto: win
Handika, pengusaha karaoke Citra Dewi Bandungan menunjukkan surat somasi yang dilayangkan oleh WAMI atas royalti yang belum dibayarkan, Kamis (14/8/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sejumlah pengusaha karaoke di Bandungan, Kabupaten Semarang, mengeluhkan besarnya kenaikan tarif royalti lagu yang ditetapkan Perkumpulan Wahana Musik Indonesia (WAMI). Tarif yang sebelumnya Rp3,6 juta per tahun per room, kini melonjak menjadi Rp15 juta.

Handika Gusni Rahmulya, pemilik Karaoke Citra Dewi, mengaku sudah tiga kali menerima somasi dari WAMI terkait pembayaran royalti. Bahkan, ia sempat dipanggil dan menjalani proses mediasi di Polda Jawa Tengah.

“Dari tiga kali somasi itu, kemarin juga sempat diproses di Polda Jateng, lalu mediasi. Tuntutan awal Rp960 juta, akhirnya kami bayar sekitar Rp388 juta untuk periode 2024–2025,” ungkap Handika ditemui di Ungaran, Kamis (14/8/2025).

Menurutnya, klasifikasi karaoke dalam peraturan terbagi menjadi karaoke kubus, family, eksklusif, dan hall. Usaha karaoke di Bandungan dikategorikan sebagai karaoke eksklusif dengan tarif Rp15 juta per tahun per room.

“Kami tidak tahu dasar pengambilan tarif Rp15 juta itu dari mana. Kalau tidak sebesar itu, mungkin bisa kami kondisikan. Tahun 2020 sebelum Covid, tarifnya Rp3,6 juta per tahun per room. Sekarang naiknya sangat signifikan, dan kondisinya memberatkan kami,” keluhnya.

Handika menjelaskan, aturan pembayaran royalti mulai berlaku pada 2019. Tahun 2020 menjadi pembayaran terakhir sebelum usahanya tutup selama pandemi Covid-19 pada 2021–2022. Operasional baru kembali normal pada 2023, dan pada 2025 tarif naik drastis.

“Kenaikan ini dihitung termasuk tunggakan. Yang tidak menunggak pun kena somasi. Padahal, karaoke di Bandungan ini skalanya kecamatan, bukan nasional,” katanya.

Selain pengusaha karaoke, Handika menambahkan, bus pariwisata juga menjadi sasaran pungutan royalti. Aturannya berlaku jika bus memutar lagu selama perjalanan hingga tiba di tujuan, karena dianggap bagian dari komersialisasi penjualan tiket.

“Untuk hitungannya kami belum tahu pasti. Tapi jelas ini menambah beban bagi pelaku usaha hiburan dan pariwisata,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga