KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pimpinan Yayasan SMP Perdana Semarang di Halaman Sekolah

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pimpinan Yayasan SMP Perdana Semarang di Halaman Sekolah

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pimpinan Yayasan SMP Perdana Semarang di Halaman Sekolah

Polisi tengah menangani kasus kematian pimpinan Yayasan SMP Perdana Semarang, EQB (65), yang ditemukan meninggal dunia di halaman sekolah. Korban diduga telah meninggal dalam waktu yang cukup lama dan ditemukan dalam kondisi membusuk. Penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Foto:/IST
Evakuasi jenazah korban yang ditemukan di halaman sekolah SMP Perdana, Semarang, Kamis (4/5/2023).

Semarang – Polisi menangani kasus kematian pimpinan Yayasan SMP Perdana Semarang, EQB (65), yang ditemukan meninggal dunia di halaman sekolah pada Kamis di Jalan Kijang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dilansir dari Antara, Kapolsek Gayamsari Kompol Hengky Prasetyo menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh warga yang mencurigai bau busuk dari kompleks sekolah.

“Seorang saksi melihat ada seseorang tergeletak dalam posisi terlentang di halaman sekolah dari depan gerbang yang digembok,” terangnya.

Korban diduga telah meninggal selama beberapa waktu karena jasadnya dalam kondisi membusuk saat ditemukan. Setelah menerima laporan dari saksi, petugas segera mengevakuasi jenazah korban ke RS Kariadi Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban karena harus menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Namun, informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa korban diduga meninggal akibat sakit jantung yang dideritanya sebelumnya.

Pihak keluarga menyatakan bahwa korban tinggal sendirian di kompleks sekolah tersebut.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]