URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menerima kunjungan Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Lingkungan Hidup di TPI Tambak Lorok pada Selasa (20/6/2023). Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Semarang, Mbak Ita, mengungkapkan bahwa Kementerian PUPR telah memberikan banyak bantuan dalam pembangunan di lokasi tersebut. Dia juga menyatakan bahwa kawasan Tambak Lorok sedang dibangun secara bertahap menjadi area yang lebih luas hingga tahun 2030.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Progress Pembangunan Sheet Pile di Tambak Lorok, Wali Kota Semarang Berharap Selesai Tahun Ini

Progress Pembangunan Sheet Pile di Tambak Lorok, Wali Kota Semarang Berharap Selesai Tahun Ini

Progress Pembangunan Sheet Pile di Tambak Lorok, Wali Kota Semarang Berharap Selesai Tahun Ini

Foto:/dok.Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (kedua dari kiri), menerima kunjungan Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Lingkungan Hidup di TPI Tambak Lorok, Semarang, Selasa (20/6/2023).
featured-img

Semarang – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima kunjungan Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Lingkungan Hidup ke TPI Tambak Lorok pada Selasa (20/6/2023).

Dalam kesempatan tersebut, wali kota yang akrab disapa Mbak Ita tersebut mengungkapkan, jika selama ini pihaknya sangat terbantu oleh Kementerian PUPR yang telah banyak melaksanakan pembangunan di lokasi. Dirinya juga mengatakan bahwa kawasan Tambak Lorok telah dibangun secara bertahap menjadi area-area sampai tahun 2030.

“Sedikit flashback ke belakang, bahwa sebenarnya kawasan Tambak Lorok ini sudah banyak dibantu oleh Kementerian PUPR. Kawasan ini juga sudah dibuat namanya Kampung Bahari Tambak Lorok. Di mana kampung tersebut sebenarnya bertahap dibangun mulai dari area-area sampai di tahun 2030 dan saat ini sedang dibangun sheet pile,” terangnya.

Wali kota perempuan pertama di Kota Semarang itu juga menjabarkan mengenai progress pembangunan sheet pile di kawasan Tambak Lorok. “Pembangunan sheet pile sudah mulai dibangun mulai dari 10 Desember 2022 lalu, dan akan selesai Insya-Allah di bulan Desember 2023. Seharusnya selesai pada bulan Mei 2024, tapi dari kami meminta agar bisa diselesaikan akhir tahun ini. Dengan demikian, nanti ketika sudah ada sheet pile-nya, ini akan menjadi kawasan yang lebih luas,” tuturnya.

Pimpinan Komisi IV DPR RI, Sudin mengaku dalam setiap kunjungan kerjanya, Komisi IV selalu mengajak mitra kerjanya untuk turun langsung ke lapangan dan langsung mendengar permasalahan sekaligus memberikan solusi atas permasalahan tersebut. “Tadi Ibu Wali Kota bilang, nelayan ada banyak masalah misalnya butuh bantuan mesin perahu penangkapan ikan dan lain sebagainya. Langsung saya minta Pak Agus selaku Plt Dirjen Perikanan Tangkap untuk segera menindaklanjuti di tahun 2023 ini,” ujar Sudin.

Lebih lanjut, Sudin mengungkapkan jika saat ini juga tengah dilakukan pembangunan sheetpile oleh Kementerian PUPR untuk mengurai masalah banjir rob yang sudah menjadi masalah sehari-hari warga Tambak Lorok. “2023 akhir sheetpile selesai dan langsung ditindaklanjuti oleh Pak Agus (Plt Dirjen Perikanan Tangkap KKP) yang punya program Kalaju (Kampung Nelayan Maju). Tambak Lorok ini bisa dijadikan Kalaju itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Dirjen Perikanan, Agus Suherman menyampaikan rasa terima kasihnya, khususnya kepada anggota Komisi IV DPR RI yang berkenan hadir dan juga kepada para nelayan serta pelaku usaha yang mau menyampaikan aspirasinya. Sehingga nantinya akan dicarikan solusi dengan berbagai program-program yang akan diturunkan di wilayah Tambak Lorok.

“Terima kasih kepada Bapak pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI yang berkenan hadir di sini. Tentu saja para nelayan, pelaku usaha yang berkenan juga menyampaikan beberapa aspirasi yang memang bisa kita keluarkan solusi dan berbagai program-program yang akan kita turunkan, kemudian ikut membantu penyelesaian dan mengembangkan wilayah Tambak Lorok ini,” pungkas Agus Suherman.

BACA JUGA :

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved