URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PSIS Semarang harus mempersiapkan pemain extra dalam pertandingan BRI Liga 1 2022/2023 mendatang karena banyak pemain utama yang mengalami cedera serius. Beberapa pemain seperti Eka Febri dan Aqsha Saniskara diperkirakan akan absen hingga akhir musim karena cedera lutut yang memerlukan tindakan rekonstruksi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PSIS Semarang Hadapi Masalah Cedera Serius Pemain di Laga BRI Liga 1

PSIS Semarang Hadapi Masalah Cedera Serius Pemain di Laga BRI Liga 1

PSIS Semarang Hadapi Masalah Cedera Serius Pemain di Laga BRI Liga 1

featured-img

PSIS Semarang masih harus menghadapi beberapa pertandingan penting di sisa musim BRI Liga 1 2022/2023. Namun, tim tersebut harus mempersiapkan pemain extra karena beberapa pemain utama mereka mengalami cedera serius.

Beberapa pemain PSIS Semarang harus istirahat dan absen dalam pertandingan lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 karena cedera. Pemain yang mengalami cedera meliputi Eka Febri dan Aqsha Saniskara yang cedera cukup serius di lutut dan diperkirakan akan absen hingga akhir musim ini.

“Dalam daftar pemain yang cedera, yang paling serius adalah Eka dan Aqsha. Keduanya mengalami cedera di lutut dan memerlukan tindakan seperti rekonstruksi di lututnya sehingga akan absen hingga akhir musim nanti. Namun saat ini sudah kami tangani secara serius supaya segera pulih dan siap untuk musim depan,” kata dokter PSIS Semarang, Muhammad Hovi di Semarang pada Minggu (5/3/2023).

Para pemain lainnya yang absen dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC karena cedera, seperti Carlos Fortes, Vitinho, Hari Nur, dan Wahyu Prasetyo, telah mendapatkan perawatan dari tim medis PSIS Semarang. Fortes mulai membaik namun harus mengikuti program dari fisioterapi dan pemulihan kondisi fisik. Vitinho memerlukan waktu sekitar 3 minggu untuk pemulihan setelah menjalani MRI. Wahyu Prasetyo dan Hari Nur juga sudah dilakukan observasi dan akan dinilai dalam beberapa hari ke depan untuk melihat kesiapannya dalam pertandingan selanjutnya sambil terus dilakukan observasi dan program fisioterapi. Nyeri mereka juga sudah berkurang.

Beberapa pemain yang mengalami cedera saat melawan Bhayangkara FC juga telah dipastikan kondisinya aman seperti Dewangga dan Rizky Dwi yang ditarik keluar. Namun, Ryo Fujii yang terkena injakan di pergelangan kakinya memerlukan waktu pemulihan selama 2-3 hari.

PSIS Semarang harus berjuang lebih keras lagi untuk menghadapi sisa musim tanpa beberapa pemain utama mereka. Semoga para pemain yang cedera cepat pulih dan bisa kembali membantu tim untuk pertandingan musim depan.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan