KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ronda Online ala Hendi di Semarang Lewat Puluhan Ribu CCTV

Ronda Online ala Hendi di Semarang Lewat Puluhan Ribu CCTV

Ronda Online ala Hendi di Semarang Lewat Puluhan Ribu CCTV

Ronda Online ala Hendi di Semarang Lewat Puluhan Ribu CCTV.

RASIKAFM – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus membuat terobosan pelayanan publik di wilayah yang dimpipinnya saat ini. Terbaru, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi melalui media sosial menyebut dapat melakukan Ronda Online melalui sistem Semarang Smart City yang digagasnya sejak tahun 2013.

Dalam sebuah video yang diunggah pada akun media sosial miliknya @HendrarPrihadi, dia menunjukkan bagaimana masyarakat di Kota Semarang dapat memantau kondisi lingkungan sekitar hingga ke tingkat RT melalui sebuah sistem daring CCTV yang terintegrasi.

Hendi sendiri menyebutkan dapatnya masyarakat memantau CCTV hingga ke tingkat RT di Kota Semarang saat ini, hasil dari upaya Pemerintah Kota Semarang dalam mengintegrasikan CCTV di seluruh kota, untuk meningkatkan keamanan di ibu kota provinsi Jawa Tengah.

“Kami memiliki portal yang bisa diakses oleh publik, yaitu di tiliksemarang [dot] semarangkota [dot] go [dot] id. Memang masih belum semua terintegrasi, tetapi kami terus berproses untuk dapat meningkatkan keamanan di Kota Semarang,” terang Hendi.

“Untuk kuantitas CCTV nya sendiri juga masih harus ditambah supaya bisa mencakup pantauan ke semua wilayah, tapi dengan konsep yang sudah berjalan dan berhasil diaplikasikan ini, Insya Allah ke depan tinggal menyempurnakan saja,” imbuhnya.

Hendi menambahkan fokus dalam penyempurnaan pemantauan Kota Semarang tersebut juga dititik beratkan pada kemampuan sistem untuk dapat melakukan analisa secara otomatis.

“Jadi bukan hanya menampilkan gambar pantauan, tapi dikembangkan dalam kemampuan deteksi, agar mempermudah stakeholder dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang tinggal di Kota Semarang,” tekannya.

Sementara itu secara detail, Kepada Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Semarang, Bambang Pramusinto menyebutkan saat ini telah ada 10.600 CCTV yang terpasan. Namun dirinya tak menampik belum semua CCTV tersebut terhubung dalam jaringan, terutama untuk CCTV di wilayah RT.

“Ada sebagian kecil yang masih proses membangun jaringan khususnya di wilayah RT, ini yang tengah kami upayakan agar target 10.600 CCTV semua terhubung,” ungkap Bambang Pramusinto.

Di sisi lain, Bambang juga menyebutkan bahwa jumlah CCTV yang terpasang di Kota Semarang pada tahun depan juga akan bertambah, sesuai arahan Hendi kepadanya. “Tahun depan Pak wali juga masih akan menambah jumlah CCTV untuk tiap RT, sehingga akan ada lebih dari 20 ribu CCTV realtime yang dapat dipantau,” pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto mengatakan pengembang sebelumnya berkomitmen mengembalikan dana secara bertahap hingga akhir September, namun belum ada pembayaran yang diterima para korban.
Pengembalian Dana Tak Kunjung Dibayarkan, Konsumen Perumahan Bandarjo Village Berencana Polisikan Developer
[pekok2]