[audio_player]
[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana menggelar wisuda periode II 2026 di Salatiga, Kamis (23/4/2026), dengan menonjolkan peran perempuan dalam kepemimpinan akademik. Prosesi dihadiri tokoh perempuan dan diikuti 437 lulusan, mengusung tema “Pahlawan Wanita” sebagai penghormatan atas perjuangan perempuan dalam pendidikan dan kehidupan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Semangat Kartini Warnai Wisuda UKSW 2026, Saatnya Perempuan Memimpin

Semangat Kartini Warnai Wisuda UKSW 2026, Saatnya Perempuan Memimpin

Semangat Kartini Warnai Wisuda UKSW 2026, Saatnya Perempuan Memimpin

Wisuda UKSW dengan tema Kartini
Wisuda UKSW dengan tema Kartini

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Semangat Kartini terasa kuat dalam Upacara Wisuda Periode II Tahun 2026 Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (23/04/2026), ketika sejumlah sosok perempuan tampil memimpin dan memberi makna dalam prosesi akademik yang khidmat. Mulai dari Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Profesor Aisyah Endah Palupi, Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami, Ketua Senat UKSW Profesor Apriani Dorkas Rambu Atahau, hingga petugas pedel dari Tenaga Kependidikan Fakultas Biologi Nanuk Tri Setyorini, seluruhnya menegaskan kiprah perempuan di ruang kepemimpinan dan pengabdian.

Nuansa penghormatan kepada perempuan juga tampak saat para dekan perempuan UKSW menyerahkan bunga kepada para lulusan dan orang tua sebagai simbol apresiasi dan kasih. Mereka adalah Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi Suwartiningsih, Dekan Fakultas Hukum Profesor. Christina Maya Indah, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Helti Lygia Mampouw, serta Dekan Fakultas Psikologi Dr. Sri Aryanti Kristianingsih, M.Si., M.H., Psikolog. Momen ini menjadi gambaran hangat tentang peran perempuan yang hadir sebagai pemimpin sekaligus penguat generasi penerus.

Suara generasi muda pun hadir melalui perwakilan wisudawan, mahasiswi Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Mutiara Tyas Putri Andariyanto, S.Si., yang menyampaikan sambutan. Dalam nuansa penghormatan bagi para ibu dan perempuan tangguh, 437 lulusan resmi menuntaskan perjalanan akademik mereka.

Mengusung tema “Pahlawan Wanita,” Wisuda Periode II Tahun 2026 menjadi ruang penghormatan bagi para perempuan tangguh yaitu ibu, oma, dan orang-orang terkasih yang setia mendampingi perjuangan para lulusan hingga mencapai puncak studi. Semangat perjuangan divisualisasikan melalui kehadiran lima mahasiswa dalam pakaian adat sebagai ikon pahlawan perempuan Nusantara yaitu Raden Ajeng Kartini, Martha Christina Tiahahu, Maria Walanda Maramis, Laksamana Malahayati, dan Roehana Koeddoes. Dari mereka, UKSW merangkai nilai keberanian, pendidikan, kepemimpinan, gagasan, dan literasi sebagai fondasi generasi unggul.

R.A. Kartini mewariskan daya gagas yang mencerahkan generasi. Martha Christina Tiahahu menghadirkan teladan keberanian dan pengorbanan tanpa pamrih. Maria Walanda Maramis menegaskan pentingnya kecerdasan moral, sosial, dan intelektual. Laksamana Malahayati melambangkan kepemimpinan tangguh serta ketegasan dalam mengambil keputusan. Sementara Roehana Koeddoes menanamkan nilai literasi dan kekuatan suara perempuan sebagai sarana pemberdayaan melalui media pers.
Kartini Menginspirasi

Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami dalam sambutannya mengajak seluruh civitas academica melanjutkan semangat perjuangan perempuan. Menurutnya, kesempatan belajar yang dinikmati hari ini merupakan buah dari perjuangan panjang para perempuan terdahulu. “Kita bangga bahwa hari ini perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang. Semangat ini harus kita lanjutkan bersama,” tuturnya.

Ia menegaskan, perjalanan menuju wisuda bukanlah jalan yang mudah. Berbagai tantangan, kebingungan, dan pergumulan hidup menjadi bagian dari proses pendewasaan diri. “Wisuda bukanlah akhir dari perjuangan. Penghargaan tertinggi hari ini patut kita berikan kepada mereka yang berada di balik keberhasilan ini orang tua, ayah, ibu, bahkan oma,” ungkap Rektor perempuan pertama UKSW ini.

BACA JUGA :

Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]