[audio_player]
[posts_like_dislike]
Kegiatan seminar nasional yang diikuti oleh sekitar 500 peserta dari berbagai kalangan, termasuk civitas academica UKSW, perwakilan 21 etnis dari seluruh Indonesia, lembaga internasional, serta beberapa SMP dan SMA di Salatiga, membahas harmoni antara budaya lokal dan internasional. Seminar ini menghadirkan dua narasumber, salah satunya adalah Staf Khusus Presiden Bidang Inovasi, Pendidikan, dan Daerah Terluar, Dr. (Cand.) Gracia Josaphat Jobel Mambrasar, yang menekankan pentingnya mencintai keberagaman budaya Indonesia sebagai sumber inovasi dan kekuatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Staf Khusus Presiden RI hadiri IICF 2024 UKSW “Bersatu untuk Indonesia”

Staf Khusus Presiden RI hadiri IICF 2024 UKSW “Bersatu untuk Indonesia”

Staf Khusus Presiden RI hadiri IICF 2024 UKSW “Bersatu untuk Indonesia”

Staf Khusus Presiden RI hadiri Seminar nasional bertajuk “Unity in Diversity, di UKSW Kamis (06/06/2024) di Balairung Universitas.

Foto dok IST

Staf Khusus Presiden RI hadiri Seminar nasional bertajuk “Unity in Diversity, di UKSW Kamis (06/06/2024) di Balairung Universitas.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kegiatan seminar nasional ini diikuti sedikitnya 500 peserta yang terdiri dari civitas academica UKSW, perwakilan 21 etnis dari Sabang sampai Merauke yang ada di UKSW, lembaga internasional seperti Limitless Learning Center (LLC), Linnaaw Student Center, Lembaga Kursus dan Pelatihan Pelangi Nusantara Salatiga serta dari sejumlah SMP dan SMA di wilayah Kota Salatiga.

Seminar menghadirkan dua narasumber yang mengupas tuntas tentang harmoni antara budaya lokal dan internasional. Mereka adalah Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Inovasi, Pendidikan, dan Daerah Terluar Dr. (Cand.) Gracia Josaphat Jobel Mambrasar.

Mengawali paparannya, Gracia Josaphat Jobel Mambrasar memberikan apresiasi positifnya karena acara IICF 2024 ini memberikan panggung bagi semua kalangan untuk mengenal keberagaman budaya Indonesia melalui UKSW. Dirinya menegaskan generasi muda harus mencintai keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia. “Semakin kaya budaya kita, maka semakin banyak inovasi yang dihasilkan, ini menjadi kekuatan kita,” paparnya.

Ia menekankan bahwa nilai suatu budaya tidak hanya dilihat dari penggunaan baju adat, tarian daerah, dan bahasa daerah saja, tetapi dari nilai-nilai hidup yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Turut hadir dalam acara seminar nasional, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian (WR KK) Prof. Yafet Yosafet Wilben Rissy, S.H., M.Si., LLM, Ph.D (AFHEA). Dalam sapaannya, Prof. Yafet Yosafet Wilben Rissy mengungkapkan terima kasihnya kepada kedua pembicara yang telah berbagi pikiran dan pengalaman mereka tentang pentingnya melestarikan keberagaman budaya Indonesia.

“Saya berharap seluruh peserta mendapatkan pelajaran dari kedua pembicara tentang bagaimana mengelola berbagai potensi dan keberagaman budaya yang ada di negara kita,” kata Yafet.

Ketua kegiatan Angelina Dityaprastiani Barapadang berharap seminar nasional ini memberikan motivasi, meningkatkan kesadaran akan keberagaman, memperkuat identitas nasional dan menghargai pluralisme.

Tak hanya seminar nasional, rangkaian IICF masih akan berlangsung hingga Juli mendatang serta akan dimeriahkan dengan kegiatan Tour Budaya dan Closing Ceremony.

BACA JUGA :

Tim Legacy R2C dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih Juara 1 kategori Search and Rescue Robot (SAR) dalam kompetisi UNLIMITED 2026 yang diselenggarakan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro di Semarang. Mereka mengembangkan ALCEO, robot berkaki enam yang mampu bernavigasi secara otonom, melewati berbagai rintangan, dan menjalankan misi penyelamatan di arena menantang.
Sukses Kembangkan Robot SAR, Mahasiswa UKSW Raih Juara 1 UNLIMITED 2026
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]