RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Terlibat Kecelakaan Tunggal, Kakak Beradik Meninggal Dunia

Terlibat Kecelakaan Tunggal, Kakak Beradik Meninggal Dunia

Terlibat Kecelakaan Tunggal, Kakak Beradik Meninggal Dunia

Kakak beradik Meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan tunggal di Jalan Raya Semarang-Solo, Blotongan Jumat (25/02) sekira pukul 08.10.

Truk yang mereka tumpangi menabrak pohon. Hingga keduanya meninggal seketika di lokasi kejadian. Dua korban yakni kakak beradik Wagiman, 41, warga Tegalrejo, Argomulyo Salatiga serta Edy Prasetyo warga Ngepos, Kelurahan Tingkir Tengah, Kota Salatiga.

Dalam konfirmasinya Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana melalui Kasat lantas AKP Arfian Rizky menuturkan, semula truk boks Isuzu melaju dari arah Semarang menuju Solo. Truk dikendarai oleh Wagiman. Sesampai di lokasi kejadian, diduga korban kurang konsentrasi atau kehilangan kendali.

“Akibatnya, truk oleng ke kanan dan menabrak pohon Hingga terjadilah kecelakaan tunggal,” terang Arfian Rizky. Truk yang oleng terhenti setelah menabrak pohon peneduh di kanan jalan. Kabin truk mengalami rusak parah. Wagiman mengalami luka robek pada kepala, lecet pada tangan kanan, dan lecet tangan kanan.

Bangkai truck yang terlibat laka (Foto:/ ist)

Sementara Edy mengalami luka memar pada wajah, sobek kaki kanan, dan memar pada dada. Polisi yang mendapatkan laporan kemudian mengevakuasi korban dan truk.

Sementara itu pantauan Rasika akibat kecelakaan Tunggal itu sempat membuat ketersendatan lalu lintas arah arah kota Salatiga.

BACA JUGA :

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran