KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tidak Sekadar Menjadi Tempat Wisata Harus Ada Nilai Lebih, Kata Samuel Wattimena

Tidak Sekadar Menjadi Tempat Wisata Harus Ada Nilai Lebih, Kata Samuel Wattimena

Tidak Sekadar Menjadi Tempat Wisata Harus Ada Nilai Lebih, Kata Samuel Wattimena

Foto: Dok.

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Kawasan Pantai Indah Kemangi (PIK Kendal) tidak hanya sebagai objek wisata, tetapi juga dijadikan sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Hal itu dikatakan oleh Samuel Wattimena, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan,ketika berkunjung ke PIK Kendal yang terletak di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, adalah saalah satu destinasi wisata unggulan di daerah tersebut.

PIK Kendal telah menjadi pilihan favorit masyarakat sebagai tempat rekreasi, bersantai, dan menikmati keindahan pantai dengan suasana pedesaan yang masih asri dan sejuk.
Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kendal bulan oktober lalu menyampaikan komitmennya “Kita harus memberikan perhatian lebih pada PIK Kendal agar tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga sebagai pusat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sudah saatnya kita membangun dari desa,” ujar Samuel dalam pertemuan dengan BUMDes Pantai Indah Kemangi, Kepala Desa Jungsemi, dan perwakilan Kordapil 6.

Pada kunjungan kerja pertamanya di dapil Jawa Tengah 1 yang meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga, Samuel Wattimena fokus mendengarkan aspirasi masyarakat, termasuk masukan terkait pengembangan Pantai Indah Kemangi. Kepala Desa Jungsemi, Bapak Dasuki, menyampaikan bahwa saat ini yang dibutuhkan adalah pengembangan wahana wisata dan pembangunan jembatan penghubung antara sektor timur dan barat pantai.

Pantai Indah Kemangi dikenal sebagai salah satu pantai terbaik di Kabupaten Kendal menurut versi Tribunnews.com pada tahun 2022. Pantai ini menawarkan pemandangan indah Laut Jawa dengan pengalaman makan seafood langsung di tepi laut. Di sisi timur, terdapat taman bermain dan zona pasir hitam yang cocok untuk keluarga dengan fasilitas gazebo yang memudahkan pengawasan anak-anak. Terdapat juga menara pandang yang memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan laut dari ketinggian.

Foto: Dok

Sementara itu, di sisi barat, terdapat kawasan UMKM dan restoran seafood yang menawarkan suasana makan yang nyaman di tepi pantai. Area ini juga dilengkapi dengan taman bermain keluarga dan landmark Taman Sidodadi yang dikelilingi cemara laut.

Pengelolaan Pantai Indah Kemangi sepenuhnya berada di bawah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Jungsemi. BUMDes mengelola sekitar 68 gerai UMKM, termasuk toko oleh-oleh, penyewaan kendaraan ATV, fasilitas umum seperti toilet, warung kelontong, warung jajanan, dan restoran seafood.

Samuel Wattimena menutup kunjungannya dengan menyampaikan apresiasi kepada BUMDes, Kepala Desa, dan tokoh masyarakat setempat. “Terima kasih atas sambutan dan aspirasi yang telah disampaikan. Kami akan berusaha memperjuangkan harapan masyarakat untuk peningkatan fungsi PIK Kendal, khususnya dalam pengembangan wahana wisata dan pembangunan jembatan penghubung. Dengan semangat gotong royong, semoga harapan kita semua bisa terwujud,” ujar Samuel mengakhiri kunjungan kerjanya. (hrs)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]