URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penambahan wahana wisata dilakukan Pemkab Semarang di Bukit Cinta, Desa Kebondowo, Banyubiru, Senin (16/3/2026), dengan menghadirkan permainan air, aviary, playground, dan gokart guna menarik kunjungan wisatawan serta memberikan destinasi rekreasi ramah keluarga saat libur Idulfitri.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wahana Baru Bukit Cinta Siap Sambut Wisatawan Saat Libur Lebaran

Wahana Baru Bukit Cinta Siap Sambut Wisatawan Saat Libur Lebaran

Wahana Baru Bukit Cinta Siap Sambut Wisatawan Saat Libur Lebaran

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Wiwin Sulistyowati saat mengecek wahana baru Sahabat Satwa di obyek wisata Bukit Cinta, Desa Kebondowo, Banyubiru, Senin (16/3/2026). Foto: win
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Wiwin Sulistyowati saat mengecek wahana baru Sahabat Satwa di obyek wisata Bukit Cinta, Desa Kebondowo, Banyubiru, Senin (16/3/2026). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Pemerintah Kabupaten Semarang menyiapkan berbagai pembaruan di destinasi wisata untuk menyambut libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Salah satunya dengan menghadirkan sejumlah wahana baru di objek wisata Bukit Cinta, Desa Kebondowo, Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati, mengatakan penambahan wahana ini dilakukan agar wisatawan yang pernah berkunjung tertarik datang kembali.
Menurutnya, beberapa wahana baru yang disiapkan antara lain wahana air, area aviary untuk memberi makan burung, playground anak, hingga permainan seperti gokart. Selain itu, pengunjung juga akan disuguhi berbagai spot kuliner dan rencana pembangunan restoran di kawasan tersebut.

“Selama ini orang datang ke Bukit Cinta lebih menikmati pemandangan. Dengan wahana baru ini diharapkan menjadi destinasi yang lebih ramah keluarga sehingga anak-anak juga bisa bermain,” ujarnya di obyek wisata Bukit Cinta, Senin (16/3/2026).

Salah satu wahana yang dipersiapkan khusus menjelang Lebaran adalah wahana air. Pihaknya memastikan aspek keselamatan pengunjung telah dipersiapkan. Area permainan air akan dibatasi dengan pembatas khusus, dan pengendara wahana air diwajibkan menggunakan pelampung serta dioperasikan oleh operator bersertifikat.

“Kami juga melibatkan petugas pelabuhan, relawan, serta BPBD untuk pengamanan,” terangnya.

Wiwin menegaskan tarif wahana maupun tiket masuk tidak akan mengalami kenaikan selama libur Lebaran. Seluruh tarif telah ditetapkan secara resmi sehingga tidak ada praktik kenaikan harga saat musim liburan.

“Tarif masih tetap. Di sini, tiket masuk Rp 15.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 75.000 untuk wisatawan mancanegara,” lanjutnya.

Selain Bukit Cinta, Dinas Pariwisata juga menyiapkan sejumlah objek wisata milik Pemkab Semarang lainnya, seperti Candi Gedong Songo. Kesiapan tersebut meliputi penyediaan fasilitas dasar seperti toilet, layanan kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, serta pengaturan kantong parkir untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.

“Kami mengimbau wisatawan untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca saat berkunjung, mengingat curah hujan di kawasan pegunungan belakangan cukup tinggi,” tandasnya.

Devi Triwiyanti, salah seorang pengunjung asal Bandungan mengaku cukup senang dengan penambahan wahana baru di Bukit Cinta. Terlebih di wahana Sahabat Satwa yang menyediakan fasilitas memberi makan hewan seperti kelinci, domba, dan burung.

“Bisa melatih keberanian. Pegang dan kasih makan hewan. Lumayan seru, tiket juga terjangkau,” bebernya. (win)

BACA JUGA :

Heritage of Light Gedongsongo Fest menarik sekitar 3.000 pengunjung di kawasan wisata Candi Gedongsongo, Bandungan, Kabupaten Semarang, Sabtu (4/7/2026) malam. Pemerintah Kabupaten Semarang menghadirkan pesta lampion, atraksi seni, dan penampilan Niken Salindry untuk mempromosikan pariwisata, menggerakkan UMKM, serta meningkatkan okupansi hotel melalui sinergi dengan Festival Bunga Bandungan.
Pesta Lampion Gedongsongo Fest Sedot 3.000 Pengunjung, Dongkrak Pariwisata dan Okupansi Hotel Bandungan
Ribuan warga memadati Halaman Pemerintah Kota Salatiga pada 21 Juni 2026 dalam gelaran Dolan Solotigo 2026. Acara yang dibuka Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menghadirkan fun run, fun bike, zumba, biliar, dan bazar UMKM. Melalui kolaborasi berbagai komunitas, kegiatan ini digelar untuk memperkuat pariwisata berbasis pengalaman sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan promosi Kota Salatiga sebagai destinasi wisata unggulan.
Ajang Dolan Solotigo! Ribuan Warga Lari, Gowes, dan Nikmati Serunya Wisata Kota
Lokasi wisata alam baru di perbatasan Desa Lerep dan Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, ramai dikunjungi wisatawan setelah viral di media sosial dalam tiga pekan terakhir. Popularitas kawasan dengan aliran air jernih dari lereng Gunung Ungaran itu bermula dari konten yang dibuat Karang Taruna Desa Lerep bersama mahasiswa KKN UPGRIS dan UNNES.
Ini Dia Kalipangus, Obyek Wisata Dadakan yang Viral di Ungaran
Patirtan Penjawi Resto dan Resort resmi diluncurkan di Desa Plumbon, Suruh, Kabupaten Semarang, Minggu (15/2/2026). Owner Iwan Gunawan Herdiwanto menghadirkan wisata pemandian alami dengan sensasi ikan dewa untuk relaksasi dan pengalaman spiritual. Konsep alam, sejarah, resto Nusantara, dan penginapan bernuansa desa menjadi daya tarik jelang Ramadan.
Sering “Kungkum” di Patirtan Penjawi Resto dan Resort, Wajah Terlihat Awet Muda
Potensi pariwisata Kabupaten Semarang dinilai belum berdampak maksimal terhadap ekonomi daerah. Hal ini disampaikan Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang pada 17 Januari 2026, menyusul rendahnya lama kunjungan wisatawan. Kondisi dipicu dominasi wisatawan lokal, minimnya kunjungan menginap, dan keterbatasan hotel berbintang, sehingga didorong promosi luar daerah dan penguatan event wisata.
Lama Kunjungan Wisata di Kabupaten Semarang Masih Rendah, Disparta Dorong Promosi Luar Daerah dan Event Malam Hari
Sendratari sejarah “Babad Fort Willem I” akan dipentaskan perdana oleh kolaborasi seniman Ambarawa di kawasan Benteng Fort Willem I, Ambarawa, Sabtu 17 Januari 2026 malam. Pertunjukan ini digelar untuk menghidupkan kembali sejarah benteng melalui seni tari, musik, dan visual, sekaligus mendukung pengembangan wisata budaya.
Tiru Konsep Sendratari Ramayana Prambanan, Babad Fort Willem I Resmi Pentas Perdana di Benteng Pendem Ambarawa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan