URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Sendratari sejarah “Babad Fort Willem I” akan dipentaskan perdana oleh kolaborasi seniman Ambarawa di kawasan Benteng Fort Willem I, Ambarawa, Sabtu 17 Januari 2026 malam. Pertunjukan ini digelar untuk menghidupkan kembali sejarah benteng melalui seni tari, musik, dan visual, sekaligus mendukung pengembangan wisata budaya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tiru Konsep Sendratari Ramayana Prambanan, Babad Fort Willem I Resmi Pentas Perdana di Benteng Pendem Ambarawa

Tiru Konsep Sendratari Ramayana Prambanan, Babad Fort Willem I Resmi Pentas Perdana di Benteng Pendem Ambarawa

Tiru Konsep Sendratari Ramayana Prambanan, Babad Fort Willem I Resmi Pentas Perdana di Benteng Pendem Ambarawa

Sendratari Babad Fort Willem I bakal dipentaskan perdana di Grha Mandala Cipta, kompleks Benteng Pendem Ambarawa, Sabtu (17/1/2026) malam. Foto: win
Sendratari Babad Fort Willem I bakal dipentaskan perdana di Grha Mandala Cipta, kompleks Benteng Pendem Ambarawa, Sabtu (17/1/2026) malam. Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah karya seni pertunjukan sejarah bertajuk Sendratari “Babad Fort Willem I” resmi akan dipentaskan perdana pada Sabtu (17/1/2026). Pertunjukan dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB di Area Grha Mandala Cipta, kawasan wisata Benteng Fort Willem I, Ambarawa.

Sendratari ini dirancang sebagai pertunjukan rutin bulanan dengan konsep berkelanjutan, serupa dengan Sendratari Ramayana Prambanan. Babad Fort Willem I digarap secara kolaboratif oleh Sanggar Kemrincing Art, Sanggar Nayanika, dan Legato Music, bekerja sama dengan The Lawu Grup selaku pengelola kawasan benteng.

Penulis naskah sekaligus sutradara JP Awig Soedjatmika menuturkan, sendratari Babad Fort Willem I mengangkat kisah sejarah gagasan pembangunan benteng, perjalanan fungsinya sejak masa kolonial hingga dinamika pemanfaatannya saat ini.

“Mungkin masih ada bagian sejarah yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat. Kisah ini kami sajikan melalui perpaduan tari, musik, dramatik, dan visual panggung yang kuat, sehingga sejarah hadir sebagai pengalaman estetik yang hidup,” katanya.

Dikatakan Awig, dalam penyusunan naskah pihaknya juga melakukan riset, baik terhadap pelaku sejarah maupun literasi yang ada. Tujuannya agar tidak melenceng dari fakta sejarah.

“Tentunya kami hanya ambil garis besarnya saja, terutama pada bagian peperangan,” ungkapnya.

Koreografer sendratari dari Sanggar Kemrincing, Ino Sanjaya menerangkan, proses persiapan dilakukan selama dua bulan dengan melibatkan anak-anak dan pelajar. Dari proses seleksi, terpilih 35 penari yang seluruhnya merupakan pelajar tingkat SD hingga SMA.

“Kami mengambil cerita peperangan di Ambarawa yang menjadi salah satu momen paling diingat masyarakat. Tidak mudah karena yang membawakan anak-anak, setiap peran punya tingkatan kualitas dan gerak yang berbeda. Ini menjadi PR kami bagaimana mengemas agar menarik dan bisa dinikmati masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, gerak dasar tari tradisional dipilih sebagai upaya nguri-uri budaya. Alur cerita akan menampilkan masuknya penjajah ke Ambarawa, proses perjanjian yang kemudian dilanggar, hingga pecahnya peperangan.

“Akan kami padu padankan dengan kostum dan koreografi gabungan antara tradisional dan moderen,” urainya.

Dari sisi pendukung, Yoseph Bambang Tri Hardjono dari Sanggar Hanoman Art menilai Fort Willem I sebagai potensi budaya besar yang belum banyak dieksplorasi.

“Kami menemukan mutiara yang mencengangkan jagad Indonesia, yakni Fort Willem I. Ini anugerah bagi masyarakat Kabupaten Semarang, khususnya Ambarawa. Kami berpartisipasi dengan memfasilitasi, salah satunya menyediakan seperangkat gamelan Ki Gita Parama,” jelasnya.

Sementara Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Hendrastuti Ikasari, menuturkan event ini diharapkan mampu meningkatkan lama tinggal dan belanja wisatawan.

“PR kami adalah bagaimana meningkatkan lama tinggal wisatawan. Saat ini wisatawan nusantara rata-rata satu malam, wisatawan mancanegara satu sampai dua hari. Belanja masih di bawah Rp500 ribu, sekitar Rp170 ribu. Harapannya dengan event ini, lama kunjungan dan belanja bisa meningkat,” ujarnya.

Pertunjukan ini dapat disaksikan secara gratis. Pengunjung hanya perlu membeli tiket masuk kawasan wisata Fort Willem I sebesar Rp15.000, yang sudah termasuk akses berkeliling area benteng. (win)

BACA JUGA :

Penambahan wahana wisata dilakukan Pemkab Semarang di Bukit Cinta, Desa Kebondowo, Banyubiru, Senin (16/3/2026), dengan menghadirkan permainan air, aviary, playground, dan gokart guna menarik kunjungan wisatawan serta memberikan destinasi rekreasi ramah keluarga saat libur Idulfitri.
Wahana Baru Bukit Cinta Siap Sambut Wisatawan Saat Libur Lebaran
Patirtan Penjawi Resto dan Resort resmi diluncurkan di Desa Plumbon, Suruh, Kabupaten Semarang, Minggu (15/2/2026). Owner Iwan Gunawan Herdiwanto menghadirkan wisata pemandian alami dengan sensasi ikan dewa untuk relaksasi dan pengalaman spiritual. Konsep alam, sejarah, resto Nusantara, dan penginapan bernuansa desa menjadi daya tarik jelang Ramadan.
Sering “Kungkum” di Patirtan Penjawi Resto dan Resort, Wajah Terlihat Awet Muda
Potensi pariwisata Kabupaten Semarang dinilai belum berdampak maksimal terhadap ekonomi daerah. Hal ini disampaikan Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang pada 17 Januari 2026, menyusul rendahnya lama kunjungan wisatawan. Kondisi dipicu dominasi wisatawan lokal, minimnya kunjungan menginap, dan keterbatasan hotel berbintang, sehingga didorong promosi luar daerah dan penguatan event wisata.
Lama Kunjungan Wisata di Kabupaten Semarang Masih Rendah, Disparta Dorong Promosi Luar Daerah dan Event Malam Hari
Dusun Semilir meluncurkan program wisata akhir tahun DUSEM WONDERLAND. Program ini disampaikan manajemen Dusun Semilir di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (28/11/2025), untuk menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan konsep fantasi melalui wahana tematik, pertunjukan, dan pengaturan kunjungan demi kenyamanan wisatawan.
Sambut Libur Nataru, Dusun Semilir Hadirkan “Dusem Wonderland” Targetkan 60ribu Pengunjung

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Sebanyak 202 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan FKIP Universitas Kristen Satya Wacana mengikuti Diklat Penguatan Kebhinekaan dan Bela Negara di Lapangan Kurusetra Yonif 411/Pandawa Kostrad pada 20 Mei 2026. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat wawasan kebangsaan, semangat bela negara, serta kesiapan calon guru mengabdi di berbagai daerah Indonesia dengan menjunjung nilai keberagaman dan persatuan bangsa.
Pupuk Nilai Kebangsaan, Ratusan Mahasiswa PPG UKSW Ikuti Diklat Bela Negara
Sebanyak 202 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan FKIP Universitas Kristen Satya Wacana mengikuti Diklat Penguatan Kebhinekaan dan Bela Negara di Lapangan Kurusetra Yonif 411/Pandawa Kostrad...
Cuaca di Semarang dan sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 23 Mei 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sejak pagi dengan suhu udara berkisar 27–34 derajat Celsius dan kelembapan 60–90 persen. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan disertai petir dan angin kencang pada sore hingga malam di beberapa wilayah Jawa Tengah.
23 Mei 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Berpotensi Hujan Disertai Petir Sore hingga Malam
Cuaca di Semarang dan sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 23 Mei 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sejak pagi dengan suhu udara berkisar 27–34 derajat Celsius dan...
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari...
Sempat Heboh di Salatiga, Polisi Ungkap Dugaan Investasi Ilegal BLN, Ribuan Nasabah Jadi Korban
Sempat Heboh di Salatiga, Polisi Ungkap Dugaan Investasi Ilegal BLN, Ribuan Nasabah Jadi Korban
Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah membongkar dugaan penghimpunan dana ilegal berkedok koperasi yang dijalankan Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) dalam konferensi pers di Semarang, Kamis (21/5/2026)....
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama ISEI Cabang Semarang dan LPS menggelar Seminar Perekonomian Jawa Tengah, diseminasi laporan ekonomi daerah, serta pelantikan pengurus ISEI periode 2026–2029 di Borobudur Hall LPPM Universitas Negeri Semarang. Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 peserta itu memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menjaga stabilitas, mempercepat digitalisasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang kuat, merata, dan berkelanjutan di tengah tantangan global.
Bank Indonesia, ISEI, dan LPS Perkuat Sinergi Dorong Ekonomi Jawa Tengah yang Lebih Kuat dan Berkelanjutan
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama ISEI Cabang Semarang dan LPS menggelar Seminar Perekonomian Jawa Tengah, diseminasi laporan ekonomi daerah, serta pelantikan pengurus ISEI periode 2026–2029...
Muat Lebih

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor nekat memasuki Ruas Tol Batang–Semarang melalui Gerbang Tol Kandeman, Jumat siang (15/5/2026). Petugas PT Jasamarga Semarang Batang bersama patroli jalan tol melakukan pengejaran hingga pengendara berhasil diamankan di sekitar KM 353 A untuk diberikan pembinaan dan edukasi keselamatan.
Motor Nyelonong Masuk Tol Semarang-Batang, Pengendara Mengaku Tak Sadar Sudah di Jalan Bebas Hambatan
PT Trans Marga Jateng mencatat peningkatan arus kendaraan di Gerbang Tol Ungaran dan Bawen dalam dua tahun terakhir seiring tingginya mobilitas wisatawan menuju kawasan Bandungan dan sekitarnya. Pertumbuhan trafik didorong akses tol yang lebih efisien sehingga turut meningkatkan aktivitas pariwisata, UMKM, kuliner, dan penginapan.
GT Ungaran dan Bawen Kian Strategis, Jadi Gerbang Utama Wisata Jawa Tengah
Jembatan Kalikuto di ruas jalan Tol Semarang Batang
Destinasi Wisata Jateng Diburu Saat Long Weekend, Trafik Tol Kalikangkung Meningkat