URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dua pelajar Kota Salatiga, Kiandra Isna Aisha Anindhita dari SD Negeri 06 Salatiga dan Gabriela Tirza Jeovana Utomo dari SMP Stella Matutina Salatiga, meraih nilai sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Atas prestasi tersebut, Wali Kota Robby Hernawan memberikan apresiasi berupa uang tabungan sebagai bentuk penghargaan atas capaian akademik yang turut mengangkat prestasi pendidikan Salatiga di Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota

Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota

Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota

Kiandra Isna Aisha Anindhita dan Gabriela Tirza Jeovana Utomo Peraih nilai sempurna dalam TKA Tahun 2026.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kedua pelajar Kota Salatiga, peraih nilai sempurna dalam TKA itu Kiandra Isna Aisha Anindhita (SD Negeri 06 Salatiga) dan Gabriela Tirza Jeovana Utomo (SMP Stella Matutina Salatiga).

Mereka berhasil meraih nilai sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026.

Atas capaian luar biasa tersebut, keduanya menerima apresiasi berupa uang tabungan dari Wali Kota Salatiga.

Penghargaan berupa uang pembinaan dari Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, di Ruang Kerja Wali Kota, belum lama ini.

Keberhasilan Kiandra dan Gabriela menjadi bukti bahwa semangat belajar, kerja keras, serta dukungan keluarga dan sekolah mampu melahirkan prestasi gemilang.

Keduanya kini menjadi inspirasi bagi pelajar lain di Kota Salatiga untuk terus berusaha mencapai hasil terbaik dalam pendidikan.

Wali Kota Salatiga menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas prestasi yang diraih kedua pelajar tersebut.

Menurutnya, capaian nilai sempurna tidak hanya membanggakan keluarga dan sekolah, tetapi juga turut mengangkat prestasi pendidikan Kota Salatiga di tingkat Jawa Tengah.

“Selamat kepada Ananda Kiandra dan Ananda Gabriela yang telah meraih prestasi terbaik. Prestasi ini tentu turut berkontribusi terhadap capaian pendidikan Kota Salatiga. Berdasarkan hasil TKA Tahun 2026, Kota Salatiga berhasil menempati peringkat kedua di Jawa Tengah,” kata Robby.

Wali Kota juga meminta Plt. Kepala Dinas Pendidikan Mudjiati untuk terus memperkuat pemerataan guru berkualitas di seluruh satuan pendidikan.

Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh siswa di Kota Salatiga memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas, berkeadilan, dan mampu melahirkan lebih banyak generasi berprestasi seperti Kiandra dan Gabriela. (rief)

BACA JUGA :

Razita Azzalea, siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga, meraih medali pada kompetisi Bahasa Inggris Level 2 dalam Grand Final Nasional OMNAS 15 yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur. Prestasi tersebut diraih setelah melewati seleksi berjenjang dari tingkat kota hingga provinsi, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kota Salatiga di ajang akademik tingkat nasional berkat ketekunan belajar, bimbingan guru, serta dukungan keluarga.
Razita Azzalea, Raih Medali di Grand Final Nasional OMNAS 15 di Kampus UNESA
Sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Klaten resmi keluar dari data kemiskinan dan diwisuda dalam graduasi mandiri di Graha Bung Karno, Selasa (30/6/2026). Keberhasilan tersebut diraih melalui graduasi mandiri dan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi, sebagai wujud peningkatan kesejahteraan serta kemandirian ekonomi keluarga penerima bantuan.
2.596 Warga Klaten resmi keluar dari data kemiskinan
Jurnal ilmiah UIN Salatiga, Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS), meraih penghargaan Diktis Award 2026 di Jakarta, Sabtu (27/6), setelah berhasil mempertahankan predikat Scopus Q1 selama delapan tahun berturut-turut. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Nasaruddin Umar sebagai bukti pengakuan global terhadap mutu akademik perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.
IJIMS UIN Salatiga Raih Apresiasi Tertinggi Menag di Diktis Award 2026
Kampus Sahabat Lansia, Kisah UKSW Menjaga Semangat Belajar di Usia Senja
Kampus Sahabat Lansia, Kisah UKSW Menjaga Semangat Belajar di Usia Senja
Pemerintah Kabupaten Semarang kembali mempertegas larangan penjualan dan pengadaan seragam oleh satuan pendidikan setelah polemik dugaan pungutan seragam di SMP Negeri 2 Ungaran. Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro, Jumat (26/6/2026), meminta seluruh kepala sekolah mematuhi Pasal 181 PP Nomor 17 Tahun 2010, mengembalikan mekanisme pengadaan kepada komite sekolah bersama wali murid, serta memastikan sekolah tidak melakukan pungutan maupun pengadaan seragam.
Sekda Kabupaten Semarang Tegaskan Sekolah Dilarang Jual Seragam, Pengadaan Dikembalikan ke Komite
SMP Negeri 2 Ungaran memastikan tidak pernah menjual maupun mengadakan seragam bagi peserta didik baru setelah muncul isu dugaan pungutan seragam. Pada Kamis (25/6/2026), pihak sekolah menyatakan seluruh dana titipan dari sekitar 50 wali murid telah diperintahkan untuk dikembalikan, sementara Pemerintah Kabupaten Semarang menegaskan sekolah wajib mematuhi aturan yang melarang pengadaan dan penjualan seragam di lingkungan pendidikan.
Kepala SMPN 2 Ungaran Tegaskan Tak Ada Pengadaan Seragam di Sekolah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target