URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ribuan warga memadati Halaman Pemerintah Kota Salatiga pada 21 Juni 2026 dalam gelaran Dolan Solotigo 2026. Acara yang dibuka Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menghadirkan fun run, fun bike, zumba, biliar, dan bazar UMKM. Melalui kolaborasi berbagai komunitas, kegiatan ini digelar untuk memperkuat pariwisata berbasis pengalaman sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan promosi Kota Salatiga sebagai destinasi wisata unggulan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ajang Dolan Solotigo! Ribuan Warga Lari, Gowes, dan Nikmati Serunya Wisata Kota

Ajang Dolan Solotigo! Ribuan Warga Lari, Gowes, dan Nikmati Serunya Wisata Kota

Ajang Dolan Solotigo! Ribuan Warga Lari, Gowes, dan Nikmati Serunya Wisata Kota

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ribuan masyarakat memadati Halaman Pemerintah Kota Salatiga dalam gelaran Dolan Solotigo 2026 yang berlangsung meriah, Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan menghadirkan berbagai agenda, mulai dari fun run, fun bike, zumba, billiard exhibition (games and coaching), hingga bazar UMKM.

Wali Kota berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat citra Salatiga sebagai kota yang sehat, toleran, nyaman, dan layak menjadi destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah.

“Pemerintah Kota Salatiga akan terus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal yang dipadukan dengan olahraga, budaya, sejarah, dan ekonomi kreatif. Saya berharap Dolan Solotigo dapat menjadi agenda unggulan Kota Salatiga yang mampu menarik lebih banyak wisatawan serta memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga, Henni Mulyani, menjelaskan bahwa tren pariwisata saat ini mengarah pada experience tourism atau wisata berbasis pengalaman yang mengedepankan interaksi langsung antara wisatawan dengan destinasi yang dikunjungi. Karena itu, Dolan Solotigo diselenggarakan sebagai ajang kolaboratif yang melibatkan berbagai komunitas lokal.

“Dolan Solotigo 2026 merupakan event kolaboratif yang memadukan olahraga, edukasi sejarah, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Registrasi fun run dan fun bike yang dibuka selama 23 jam langsung memenuhi kuota, yaitu 600 peserta fun run dan 400 peserta fun bike,” jelasnya.

Dolan Solotigo 2026 juga menggandeng berbagai komunitas di Kota Salatiga, mulai dari komunitas lari, sepeda, sejarah dan wisata, hingga biliar. Kegiatan ini turut menghadirkan Coach Kelvin dan Kak Nuy untuk memperkenalkan olahraga biliar kepada masyarakat. Selain itu, bazar UMKM yang digelar menawarkan beragam produk, mulai dari kuliner, aksesori, fesyen, hingga perlengkapan hobi dan rekreasi.

Melalui kolaborasi berbagai elemen masyarakat, Dolan Solotigo diharapkan mampu menjadi agenda wisata unggulan yang tidak hanya memberikan pengalaman berkesan bagi peserta, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat branding Kota Salatiga sebagai destinasi wisata berbasis pengalaman.

BACA JUGA :

Heritage of Light Gedongsongo Fest menarik sekitar 3.000 pengunjung di kawasan wisata Candi Gedongsongo, Bandungan, Kabupaten Semarang, Sabtu (4/7/2026) malam. Pemerintah Kabupaten Semarang menghadirkan pesta lampion, atraksi seni, dan penampilan Niken Salindry untuk mempromosikan pariwisata, menggerakkan UMKM, serta meningkatkan okupansi hotel melalui sinergi dengan Festival Bunga Bandungan.
Pesta Lampion Gedongsongo Fest Sedot 3.000 Pengunjung, Dongkrak Pariwisata dan Okupansi Hotel Bandungan
Lokasi wisata alam baru di perbatasan Desa Lerep dan Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, ramai dikunjungi wisatawan setelah viral di media sosial dalam tiga pekan terakhir. Popularitas kawasan dengan aliran air jernih dari lereng Gunung Ungaran itu bermula dari konten yang dibuat Karang Taruna Desa Lerep bersama mahasiswa KKN UPGRIS dan UNNES.
Ini Dia Kalipangus, Obyek Wisata Dadakan yang Viral di Ungaran
Penambahan wahana wisata dilakukan Pemkab Semarang di Bukit Cinta, Desa Kebondowo, Banyubiru, Senin (16/3/2026), dengan menghadirkan permainan air, aviary, playground, dan gokart guna menarik kunjungan wisatawan serta memberikan destinasi rekreasi ramah keluarga saat libur Idulfitri.
Wahana Baru Bukit Cinta Siap Sambut Wisatawan Saat Libur Lebaran
Patirtan Penjawi Resto dan Resort resmi diluncurkan di Desa Plumbon, Suruh, Kabupaten Semarang, Minggu (15/2/2026). Owner Iwan Gunawan Herdiwanto menghadirkan wisata pemandian alami dengan sensasi ikan dewa untuk relaksasi dan pengalaman spiritual. Konsep alam, sejarah, resto Nusantara, dan penginapan bernuansa desa menjadi daya tarik jelang Ramadan.
Sering “Kungkum” di Patirtan Penjawi Resto dan Resort, Wajah Terlihat Awet Muda
Potensi pariwisata Kabupaten Semarang dinilai belum berdampak maksimal terhadap ekonomi daerah. Hal ini disampaikan Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang pada 17 Januari 2026, menyusul rendahnya lama kunjungan wisatawan. Kondisi dipicu dominasi wisatawan lokal, minimnya kunjungan menginap, dan keterbatasan hotel berbintang, sehingga didorong promosi luar daerah dan penguatan event wisata.
Lama Kunjungan Wisata di Kabupaten Semarang Masih Rendah, Disparta Dorong Promosi Luar Daerah dan Event Malam Hari
Sendratari sejarah “Babad Fort Willem I” akan dipentaskan perdana oleh kolaborasi seniman Ambarawa di kawasan Benteng Fort Willem I, Ambarawa, Sabtu 17 Januari 2026 malam. Pertunjukan ini digelar untuk menghidupkan kembali sejarah benteng melalui seni tari, musik, dan visual, sekaligus mendukung pengembangan wisata budaya.
Tiru Konsep Sendratari Ramayana Prambanan, Babad Fort Willem I Resmi Pentas Perdana di Benteng Pendem Ambarawa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan