URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Hevearita Gunaryanti Rahayu resmi dilantik sebagai Wali Kota Semarang sisa masa jabatan tahun 2021-2026 menggantikan Hendrar Prihadi yang ditunjuk menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan barang/jasa Pemerintah (LKPP) pada Oktober 2022.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Usai Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Ita Fokus Tangani Banjir dan Stunting

Usai Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Ita Fokus Tangani Banjir dan Stunting

Usai Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Ita Fokus Tangani Banjir dan Stunting

featured-img

SEMARANG – Hevearita Gunaryanti Rahayu resmi dilantik sebagai Wali Kota Semarang sisa masa jabatan tahun 2021-2026 menggantikan Hendrar Prihadi yang ditunjuk menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan barang/jasa Pemerintah (LKPP) pada Oktober 2022.

Ita sapaan akrabnya secara sah dilantik menjadi orang nomor satu di Kota Semarang oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (30/1/2023).

Kemudian dalam pelantikan ini juga dihadiri oleh Presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmati. Usai pelantikan ini Ita punya tekad melanjutkan berbagai program yang sudah pernah berjalan dan menyelesaikan berbagai pekerjaan seperti masalah stunting dan banjir.

“Tentunya akan tetap melanjutkan program yang ada, ini kan sebenarnya lebih sifatnya mengesahkan saja. Ini akan menjadi tugas atau amanah yang mesti harus dilakukan,” katanya.

Selain itu, Ita diberi pesan dari Megawati terkait stunting dan ketahanan pangan serta sektor pertanian. Dirinya diminta terkait masalah anak-anak stunting harus dilakukan pendekatan dengan psikolog dan pendampingan lainnya.

“Sehingga ini menjadi tugas, selain tadi PR (pekerjaan rumah) yang disampaikan oleh Gubernur, salah satunya terkait dengan rob, kemiskinan, tentu ini adalah satu program yang harus dilaksanakan hari ini. Hari ini pelantikan, besok harus gaspol,” jelasnya.

Salah satu solusi yang harus dilakukan adalah bagaimana Pemkot Semarang melakukan pembebasan lahan yang tahapannya harus dilakukan. Kedua, masalah pengentasan kemiskinan, walaupun Kota Semarang tidak ada yang ekstrem dan kedua tingkat kemiskinannya turun dari 2021 lalu, tentunya harus dilakukan penurunan kemiskinan.

Terakhir, Ita juga berjanji kepada Megawati Soekarnoputri untuk stunting di Kota Semarang menjadi nol persen. “Artinya tadi bu Mega menyampaikan, selain anak-anak yang stunting, ibu-ibu hamil dilakukan intervensi sehingga tidak akan ada lagi anak stunting, kalau anak stuntingnya habis tapi ibunya harus dilakukan penanganan sehingga tidak ada lagi anak stunting. Ini PR saya supaya di 2023 bisa zero stunting,” imbuhnua.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan