KAWAN PEMANDU JALAN

Ajang Edukasi Generasi Muda dan Kemeriahan Bersama Komunitas Otomotif

GIIAS Semarang tahun ini tidak hanya menjadi ajang bagi para peserta untuk memamerkan beragam teknologi dan inovasi dalam industri otomotif, tetapi juga berperan penting sebagai platform edukasi untuk generasi muda. Pameran yang telah dibuka secara resmi pada 23 hingga 27 Oktober 2024 di Muladi Dome ini Kembali mengundang lebih dari 200 pelajar dari berbagai sekolah kejuruan untuk mengunjungi acara ini dan memperluas pengetahuan mereka tentang dunia otomotif.

GIIAS Semarang tahun ini tidak hanya menjadi ajang bagi para peserta untuk memamerkan beragam teknologi dan inovasi dalam industri otomotif, tetapi juga berperan penting sebagai platform edukasi untuk generasi muda. Pameran yang telah dibuka secara resmi pada 23 hingga 27 Oktober 2024 di Muladi Dome ini Kembali mengundang lebih dari 200 pelajar dari berbagai sekolah kejuruan untuk mengunjungi acara ini dan memperluas pengetahuan mereka tentang dunia otomotif.

Apes! Penjaga Konter Jawara Cell Tingkir, Ditusuk Orang Tak Dikenal

YP (18), seorang pemuda asal Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal di tempat kerjanya, Konter Jawara Cell, Cinderejo, Tingkir, Salatiga, pada Selasa malam, 22 Oktober 2024 sekitar pukul 19.30 WIB. Ipda Sutopo, Plh Kasi Humas Polres Salatiga, mengonfirmasi kejadian tersebut, di mana korban mengalami luka tusuk di dada kanan dan punggung kiri.

YP (18), seorang pemuda asal Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal di tempat kerjanya, Konter Jawara Cell, Cinderejo, Tingkir, Salatiga, pada Selasa malam, 22 Oktober 2024 sekitar pukul 19.30 WIB. Ipda Sutopo, Plh Kasi Humas Polres Salatiga, mengonfirmasi kejadian tersebut, di mana korban mengalami luka tusuk di dada kanan dan punggung kiri.

Juan Rama-Sri Wahyuni Bertekad Anak Salatiga Tidak Boleh Berhenti Sekolah

Pasangan calon (paslon) Pilwalkot Salatiga 2024, Juan Rama-Sri Wahyuni, mengusung visi “Salatiga EMAS” (Elok, Maju, Adil, Sejahtera) dalam kampanyenya, dengan tujuan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kota Salatiga. Juan Rama, calon wali kota nomor urut 2, menyampaikan bahwa setiap pemimpin terpilih harus mampu memajukan kota dan berharap masyarakat akan memilih yang terbaik.

Paslon no 3 Sinoeng – Budi Pilih Kampanye Model Tertutup

Mantan Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, yang kini menjadi calon wali kota di Pilkada Salatiga 2024, mengungkap janji kampanyenya di hadapan belasan wartawan dalam sebuah silaturahmi di Salatiga, belum lama ini. Sinoeng menegaskan bahwa tidak akan ada transaksi uang dalam pengisian jabatan ASN di Pemkot Salatiga, sebagaimana yang sudah diterapkannya selama menjabat sebagai Pj Walikota.

Mantan Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, yang kini menjadi calon wali kota di Pilkada Salatiga 2024, mengungkap janji kampanyenya di hadapan belasan wartawan dalam sebuah silaturahmi di Salatiga, belum lama ini. Sinoeng menegaskan bahwa tidak akan ada transaksi uang dalam pengisian jabatan ASN di Pemkot Salatiga, sebagaimana yang sudah diterapkannya selama menjabat sebagai Pj Walikota.

Dalam Sehari, Bawaslu Salatiga Tertibkan 2.384 APK yang Melanggar

Selama masa kampanye Pilkada serentak 2024, Bawaslu Kota Salatiga bersama tim gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) yang dipasang tidak sesuai aturan di Kota Salatiga. Penertiban ini berlangsung pada 22-23 Oktober 2024, dengan fokus di jalan utama seperti Jalan Diponegoro dan Jalan Jenderal Sudirman, serta fasilitas umum yang memiliki batas minimal jarak pemasangan.

Selama masa kampanye Pilkada serentak 2024, Bawaslu Kota Salatiga bersama tim gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) yang dipasang tidak sesuai aturan di Kota Salatiga. Penertiban ini berlangsung pada 22-23 Oktober 2024, dengan fokus di jalan utama seperti Jalan Diponegoro dan Jalan Jenderal Sudirman, serta fasilitas umum yang memiliki batas minimal jarak pemasangan.