URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pasangan calon (paslon) Pilwalkot Salatiga 2024, Juan Rama-Sri Wahyuni, mengusung visi "Salatiga EMAS" (Elok, Maju, Adil, Sejahtera) dalam kampanyenya, dengan tujuan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kota Salatiga. Juan Rama, calon wali kota nomor urut 2, menyampaikan bahwa setiap pemimpin terpilih harus mampu memajukan kota dan berharap masyarakat akan memilih yang terbaik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Juan Rama-Sri Wahyuni Bertekad Anak Salatiga Tidak Boleh Berhenti Sekolah

Juan Rama-Sri Wahyuni Bertekad Anak Salatiga Tidak Boleh Berhenti Sekolah

Juan Rama-Sri Wahyuni Bertekad Anak Salatiga Tidak Boleh Berhenti Sekolah

Pasangan Juan Rama - Sri Wahyuni saat berikan keterangan media
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pasangan calon (paslon) Pilwalkot Salatiga 2024 Juan Rama-Sri Wahyuni mengangkat visi Salatiga EMAS dalam berkampanye. Paslon nomor urut 2 ini bertekad ingin mewujudkan Salatiga Elok, Maju, Adil, Sejahtera (EMAS), serta berkelanjutan.

Calon Wali Kota Salatiga, Juan Rama menegaskan, siapapun pemimpin yang terpilih, harus mampu membangun Kota Salatiga semakin baik. “Kami percaya sedulur-sedulur masyarakat Kota Salatiga akan memilih pemimpin yang terbaik untuk menuju Salatiga EMAS,” ucapnya dalam sebuah orasi politik rabu (23/10/2024).

Meski hanya mendapat dukungan dari satu partai politik, yakni Partai Kebangkitan Bangsa(PKB). Namun PKB mendapat 5 kursi di DPR atau 20% dari total jumlah kursi di DPRD Kota Salatiga, sehingga mampu mengusung calon sendiri.

“Kita tidak sendiri. Kita bersama dengan NU dan para kyai serta rakyat Kota Salatiga,” ucapnya.

Menurut Juan, kedepan jika dirinya terpilih sebagai wali kota akan memberikan perhatian khusus untuk pendidikan, termasuk mereka yang mondok diluar kota Salatiga. “Caranya adalah dikota Salatiga ada beberapa perusahaan, mereka kita minta CSR nya, tapi yakinlah dana itu tidak akan masuk ke dalam kantong pribadi saya” ujar Juan.

Dirinya sadar jika APBD Salatiga kecil, sehingga dibutuhkan komunikasi keatas bagi walikota terpilih.
“Saat kami tahu jika kementrian pendidikan masih ada sisa anggaran dan bisa dimanfaatkan, maka seorang pemimpin harus bisa mengupayakan demi rakyatnya” tambahnya.

Senada dengan Juan Rama, calon wakil Wali kota, Sri Wahyuni beranggapan jika masalah pendidikan dasar menjadi wajib hukumnya.

Sementara itu saat disinggung mengenai langkah pasangan nomor urut 2 yang terkesan ‘adem adem’ saja, Sri menegaskan jika pihaknya kerap melakukan Silaturahmi dengan kalangan Muslimat dan NU di Salatiga. “Apalagi saya ketua Iwapi, dari sisi pengusaha semua elemen akan digerakkan untuk kemajuan kota Salatiga kedepan” pungkas Sri wahyuni.

Juan Rama saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved