URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Mantan Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, yang kini menjadi calon wali kota di Pilkada Salatiga 2024, mengungkap janji kampanyenya di hadapan belasan wartawan dalam sebuah silaturahmi di Salatiga, belum lama ini. Sinoeng menegaskan bahwa tidak akan ada transaksi uang dalam pengisian jabatan ASN di Pemkot Salatiga, sebagaimana yang sudah diterapkannya selama menjabat sebagai Pj Walikota.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Paslon no 3 Sinoeng – Budi Pilih Kampanye Model Tertutup

Paslon no 3 Sinoeng – Budi Pilih Kampanye Model Tertutup

Paslon no 3 Sinoeng – Budi Pilih Kampanye Model Tertutup

Mantan Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, yang kini menjadi calon wali kota di Pilkada Salatiga 2024, mengungkap janji kampanyenya di hadapan belasan wartawan dalam sebuah silaturahmi di Salatiga, belum lama ini. Sinoeng menegaskan bahwa tidak akan ada transaksi uang dalam pengisian jabatan ASN di Pemkot Salatiga, sebagaimana yang sudah diterapkannya selama menjabat sebagai Pj Walikota.
Foto dok IST
Calon wali kota Sinoeng (kacamata) saat acara ngobrol santai dengan media
featured-img

RASIKAFM.COM – Mantan Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi yang kini menjadi calon walikota di Pilkada Salatiga 2024 ungkap janji kampanye di depan belasan wartawan.

Salah satunya adalah dirinya menegaskan tidak bakal ada transaksi uang di atas meja pada penataan dan manajemen ASN di Pemkot Salatiga.

“Saya jamin tidak ada transaksi uang dalam pengisian jabatan ASN di Pemkot Salatiga. Ini sudah saya lakukan selama kurang lebih 19 bulan menjabat Pj Walikota Salatiga,” tandas Sinoeng saat silaturahmi dengan wartawan belum lama ini.

Ia mengungkapkan, jika terpilih nanti, dirinya dan Budi Santoso selaku calon wakil walikota sudah komitmen untuk bagi tugas yang salah satunya manajemen penataan ASN dan di BUMD

Program Tilik Kampung dan super tangguh terus berjalan seperti saat menjabat Pj Walikota Salatiga 2021-2023.

Sinoeng juga berbicara tentang pentingnya sinergi dan pembagian tugas antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Menurutnya, setiap pemimpin memiliki keterbatasan dan tak mungkin menyelesaikan semua permasalahan sendirian.

Diketahui Sinoeng-Budi Santosa merupakan Paslon Nomor 03 di Pilkada Salatiga.

Paslon ini lebih memilih kampanye tertutup yang tanpa pengerahan massa pendukung dan relawan.

“Kami paslon 03 Sinoeng-Budi lebih memilih tidak menggelar rapat terbuka atau kampanye terbuka. Ini hasil rapat final kami dengan koalisi parpol pengusung. Kami melakukan kampanye tertutup, ” tandas Sinoeng N Rachmadi.

Paslon 03 yang diusung PDI Perjuangan dan PKS serta PAN ini, ada alasan teknis tidak menggelar rapat terbuka seperti dua paslon lainnya di Salatiga ini.

Menurut Sinoeng, salah satu alasan teknis adalah massa relawan tidak terpantau dengan baik dan paslon 03 ingin menjaga ketertiban Kota Salatiga.

“Ada alasan teknis mengapa kami tidak kampanye, untuk menjaga ketertiban umum. Kami memilih kampanye tertutup. Kami juga sudah diberitahu oleh KPU, soal kesempatan kampanye terbuka tersebut,” kata Sinoeng.

BACA JUGA :

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga