KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Paslon no 3 Sinoeng – Budi Pilih Kampanye Model Tertutup

Paslon no 3 Sinoeng – Budi Pilih Kampanye Model Tertutup

Paslon no 3 Sinoeng – Budi Pilih Kampanye Model Tertutup

Mantan Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, yang kini menjadi calon wali kota di Pilkada Salatiga 2024, mengungkap janji kampanyenya di hadapan belasan wartawan dalam sebuah silaturahmi di Salatiga, belum lama ini. Sinoeng menegaskan bahwa tidak akan ada transaksi uang dalam pengisian jabatan ASN di Pemkot Salatiga, sebagaimana yang sudah diterapkannya selama menjabat sebagai Pj Walikota.
Foto dok IST
Calon wali kota Sinoeng (kacamata) saat acara ngobrol santai dengan media

RASIKAFM.COM – Mantan Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi yang kini menjadi calon walikota di Pilkada Salatiga 2024 ungkap janji kampanye di depan belasan wartawan.

Salah satunya adalah dirinya menegaskan tidak bakal ada transaksi uang di atas meja pada penataan dan manajemen ASN di Pemkot Salatiga.

“Saya jamin tidak ada transaksi uang dalam pengisian jabatan ASN di Pemkot Salatiga. Ini sudah saya lakukan selama kurang lebih 19 bulan menjabat Pj Walikota Salatiga,” tandas Sinoeng saat silaturahmi dengan wartawan belum lama ini.

Ia mengungkapkan, jika terpilih nanti, dirinya dan Budi Santoso selaku calon wakil walikota sudah komitmen untuk bagi tugas yang salah satunya manajemen penataan ASN dan di BUMD

Program Tilik Kampung dan super tangguh terus berjalan seperti saat menjabat Pj Walikota Salatiga 2021-2023.

Sinoeng juga berbicara tentang pentingnya sinergi dan pembagian tugas antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Menurutnya, setiap pemimpin memiliki keterbatasan dan tak mungkin menyelesaikan semua permasalahan sendirian.

Diketahui Sinoeng-Budi Santosa merupakan Paslon Nomor 03 di Pilkada Salatiga.

Paslon ini lebih memilih kampanye tertutup yang tanpa pengerahan massa pendukung dan relawan.

“Kami paslon 03 Sinoeng-Budi lebih memilih tidak menggelar rapat terbuka atau kampanye terbuka. Ini hasil rapat final kami dengan koalisi parpol pengusung. Kami melakukan kampanye tertutup, ” tandas Sinoeng N Rachmadi.

Paslon 03 yang diusung PDI Perjuangan dan PKS serta PAN ini, ada alasan teknis tidak menggelar rapat terbuka seperti dua paslon lainnya di Salatiga ini.

Menurut Sinoeng, salah satu alasan teknis adalah massa relawan tidak terpantau dengan baik dan paslon 03 ingin menjaga ketertiban Kota Salatiga.

“Ada alasan teknis mengapa kami tidak kampanye, untuk menjaga ketertiban umum. Kami memilih kampanye tertutup. Kami juga sudah diberitahu oleh KPU, soal kesempatan kampanye terbuka tersebut,” kata Sinoeng.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]