KAWAN PEMANDU JALAN

01 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Pegunungan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 1 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB mencatat suhu Semarang 26,6 derajat Celsius dengan kelembapan 81 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 1 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB mencatat suhu Semarang 26,6 derajat Celsius dengan kelembapan 81 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.

Ahmad Luthfi Minta Budaya Antikorupsi Melekat pada Diri ASN Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta budaya antikorupsi menjadi kesadaran dan kebiasaan setiap ASN, bukan sekadar muncul karena pengawasan. Pesan itu disampaikan dalam sosialisasi integritas dan gratifikasi bersama KPK di Semarang, Rabu (30/9/2026). Pemprov Jateng juga memperkuat pencegahan melalui Paksi, API, pendidikan antikorupsi, dan penguatan fungsi Inspektorat.

Abpednas Dorong Masyarakat Ikut Awasi Kualitas Makanan melalui Program Jaga Dapur MBG

Ketua Dewan Pengawas Abpednas Reda Manthovani mendorong anggota organisasi mendukung program Jaga Dapur MBG untuk membantu mengawasi kualitas makanan dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis. Masyarakat dapat melaporkan kondisi makanan dengan menyertakan dokumentasi foto melalui sistem yang disiapkan. Abpednas juga mendorong pemberdayaan ekonomi desa melalui greenhouse, budidaya ayam petelur, dan ikan.

Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Meluas hingga 10 Hektare, Damkar Bendung Sungai untuk Pemadaman

Kebakaran di TPA Jatibarang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, melanda area sekitar 10 hektare pada Rabu (30/9/2026) malam. Damkar Kota Semarang berupaya melokalisasi api yang menyebar di zona 1, 2, dan 3 dengan membendung sungai di sekitar lokasi sebagai sumber air. Petugas juga mengerahkan armada, alat berat, serta bantuan mobil tangki.