URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 22 Juni 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 06.00 WIB mencatat kondisi Semarang berawan dengan suhu 27,2 derajat Celsius, kelembapan 83 persen, serta angin Tenggara 14 km/jam. Potensi hujan lokal diperkirakan terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi.

Mbak Google

INFO BMKG

22 Juni 2026, Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Berawan, Hujan Lokal Berpotensi Terjadi

22 Juni 2026, Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Berawan, Hujan Lokal Berpotensi Terjadi

22 Juni 2026, Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Berawan, Hujan Lokal Berpotensi Terjadi

Citra Satelit Cuaca Pukul 06:00 WIB
Citra Satelit Cuaca Pukul 06:00 WIB
featured-img

Berdasarkan observasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, kondisi cuaca di Kota Semarang pada 22 Juni 2026 pukul 06.00 WIB terpantau berawan. Angin bertiup dari arah Tenggara dengan kecepatan 14 km/jam. Suhu udara tercatat 27,2 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 83 persen.

Prakiraan cuaca wilayah Semarang pada periode pukul 07.00 hingga 19.00 WIB menunjukkan kondisi pagi hingga siang hari cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, cuaca diperkirakan berawan. Angin berembus dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar 3 hingga 27 km/jam. Suhu udara diprakirakan berada pada rentang 27 hingga 34 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berkisar antara 50 hingga 80 persen.

Untuk wilayah Jawa Tengah secara umum, BMKG memperkirakan cuaca pagi hingga siang hari berada dalam kondisi cerah berawan hingga berawan. Pada sore hingga awal malam, sebagian besar wilayah diprakirakan tetap berawan. Potensi hujan ringan hingga sedang dapat terjadi secara tidak merata, terutama di daerah pegunungan, kawasan dataran tinggi, dan wilayah sekitarnya.

BMKG juga menyampaikan kondisi gelombang laut di wilayah perairan Jawa Tengah. Tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter. Sementara itu, tinggi gelombang di Perairan Selatan Jawa Tengah berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.

Masyarakat di wilayah Jawa Tengah, khususnya daerah yang berpotensi mengalami hujan lokal, diimbau tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG. Warga yang beraktivitas di luar ruangan, wilayah pegunungan, serta sektor kelautan diharapkan mewaspadai perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Sumber:

📰 Dikutip dari: BMKG Ahmad Yani Semarang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

31 Juli 2026 Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
31 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 29 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang mencapai 26 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi disertai peningkatan kecepatan angin serta risiko kebakaran hutan dan lahan.
29 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Ringan, Angin Kencang, dan Karhutla di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 27 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang mencapai 23,7 derajat Celsius dengan kelembapan 80 persen, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan serta peningkatan kecepatan angin.
27 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Ingatkan Potensi Karhutla dan Peningkatan Kecepatan Angin di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 25 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 20,8 derajat Celsius dengan kelembapan 80 persen, sementara BMKG mengingatkan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan akibat cuaca yang cenderung kering.
25 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah

TERKINI

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang...
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak...
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Pemerintah Kabupaten Semarang menyusun Peraturan Daerah tentang Permukiman guna mengarahkan perkembangan kawasan hunian yang tumbuh seiring pesatnya kawasan industri. Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha...
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Seorang pejalan kaki tewas setelah tertabrak sepeda motor di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, dekat Indomaret Blotongan, Kamis malam (30/7/2026). Kasat Lantas Polres Salatiga Henry Sulistyanta mengatakan...
31 Juli 2026 Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
31 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 31 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB...
Muat Lebih

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga